FF – The Last 94 Generation Princess | Teaser | pg15 |


Title : The Last 94 Generation Princess

Subtitle : Teaser

Author : beedragon

Cast:

Hyeri Girls Day as Putri Hyeri / Lee Hyeri

Naeun A-Pink as Putri Naeun / Son Naeun

L Infinite as Guardian L / Kim Myungsoo

Chunji Teen Top as Lee Chunji

Other Cast

other 94line idol

Genre : Fantasy, Romance, Adventure, Angst, Fluff, Friendship

Length : Series (on writing)

Rating / pairing : PG15 / Straight

Summary : Sebagai putri dari penguasa Skyland Kingdom, membuat Hyeri menjadi incaran bagi para Demon. Karenanya Dewi Soom mengurung Hyeri di istana. Kesepian, Hyeri akhirnya memutuskan untuk kabur dari istana dan mengikuti Naeun – teman sekaligus kakaknya- untuk pergi ke bumi. Hyeri pergi ke bumi dengan tanpa sengaja membawa serta kelima Putri yang lain. Hyeri tak tahu, kalau bukan hanya kesenangan seperti yang dibayangkannya yang menanti dirinya di bumi, tapi juga ada kekuatan jahat yang mengincarnya dan para Putri.

Disclaimer : This is only fiction. This is only Bee imagination. I Do Own This Fiction so Do Not Copy Paste Without My Permission and Don’t Be Silent Reader

TEASER!!

Story begin

Sudah seminggu berlalu sejak putri terakhir di tahun ke-94 lahir di kerajaan langit. Sang putri istimewa tersebut merupakan keturunan ketiga dari sang Mahadewa Son penguasa kerajaan langit, selain itu ibunya merupakan dewi penguasa langit kelima dan ayahnya adalah dewa penguasa langit keenam.

Sang ibu, yang adalah Dewi Soom dan salah seorang temannya sesama dewi di kerajaan langit memutuskan untuk melihat takdir sang putri istimewa tersebut. Di salah satu taman langit dimana disana terdapat sebuah kolam yang dapat melihat takdir yang akan dijalani seseorang, tampak dua orang dewi tersebut tengah berdiskusi sambil menatap kolam dengan penuh kekhawatiran.

“Inikah takdir Putri Hyeri? Apa kamu tak salah melihatnya, Dewi Soom?”sang dewi bertanya pada Dewi Soom, penguasa langit tingkat lima.

“Kamu bisa lihat sendiri Dewi Gaseum. Itulah putriku. Takdirnya seperti itu. Apa yang harus aku lakukan?” Dewi Soom tampak lemas menyahuti ucapan Dewi Gaseum.

Kedua Dewi kembali menatap pantulan gambar yang ada di Kolam Takdir. Disana tampak seorang gadis remaja tengah menangis sedih. Bukan kondisi sang gadis yang membuat kedua dewi tersebut khawatir. Melainkan kondisi disekitar si gadis yang tampak seperti akhir dari dunia, dengan petir menyambar dimana-mana, beberapa tornado besar yang saling bertabrakan, api besar yang berkobar di belakang si gadis serta tanah disekitar si gadis yang sudah hancur membentuk sebuah cekungan yang sangat besar dan dalam.

“Takdirnya menghancurkan dunia? Kekuatannya sangat besar, Dewi Soom. Apa yang akan kita lakukan untuk mencegah ini terjadi?” Dewi Gaseum balik bertanya.

Dewi Soom hanya diam. Ia menatap miris Kolam Takdir tersebut. Kesal, ia akhirnya melempar Kolam Takdir dengan batu dan membuat bayangan sang gadis menghilang dari kolam tersebut.

“Wajar kalau dia memiliki kekuatan sebesar itu. Kakeknya adalah Mahadewa Son, ayahnya adalah Dewa terkuat di Kerajaan langit yaitu Dewa Yong dan ibunya adalah kamu, Dewi Soom yang bahkan ketika belum menjadi seorang Dewi sudah mampu membuat Kerajaan langit kewalahan akan kekuatannya. Belum lagi Putri Hyeri mendapatkan semua keagungan dari para dewa-dewi yang mendoakannya. Jadi aku sudah tak heran kalau Hyeri akan memiliki kekuatan yang setidaknya lebih besar dari kekuatanmu. Tapi kalau yang seperti ini, bahkan kamu ataupun Dewa Yong tidak akan mampu menahannya.” Lanjut Dewi Gaseum.

“Tapi kalau memang takdir Putri Hyeri adalah menghancurkan dunia, bukankah kita punya satu putri yang kekuatannya adalah melindungi dunia?” ujar Dewi Gaseum.

Mendengar perkataan Dewi Gaseum, Dewi Soom pun meniupkan angin kecil hingga membuat air di Kolam Takdir beriak. Taklama muncul pantulan gambar seorang gadis remaja yang tengah menumbuhkan pohon-pohon besar hanya dengan menunjuk tempat-tempat yang akan ditumbuhi pohon.

“Putri Naeun?” sahut Dewi Soom tidak yakin. “Walaupun takdir Putri Naeun seperti ini, tetap ia tak akan bisa menyaingi kekuatan Putri Hyeri. Setidaknya kita harus melakukan sesuatu terhadap kekuatan Hyeri, seperti meredamnya.”

“Mungkin ini hanya terjadi ketika ia mengalami ledakan emosi. Kamu lihat kan, Hyeri sedang menangis tadi. Kurasa ada satu cara yaitu membuat emosi Putri Hyeri hilang. Tapi ini susah. Hanya seorang Mahadewa yang bisa menghilangkan emosi tanpa menghilangkan kekuatannya.”

Dewi Soom manggut-manggut mendengar kesimpulan Dewi Gaseum. “Kurasa kita harus mengadakan rapat besar dengan para Dewa. Karena aku punya cara lain. Mungkin ini adalah jalan terbaik untuk putriku, tapi aku juga membutuhkan bantuan para dewa.”

**beedragon**

16 tahun kemudian waktu langit…..

Altar di istana langit hari ini mendadak ramai. Seluruh dewa dan dewi serta pangeran dan putri berkumpul disana untuk mengikuti ceremonial yang jarang terjadi di kerajaan langit. Saat ini disana akan ada seorang putri yang mendapatkan Guardiannya. Sudah menjadi hukum langit jika ada putri yang sudah menginjak usia 16 tahun maka ia akan mendapatkan seorang Guardian yang akan menjaganya.

Tampak Sang putri berdiri ditengah altar. Ia terlihat seperti putri bunga, dengan gaun berwarna pink yang tampak seperti kelopak bunga poppy yang sedang merekah dan dikepalanya dihiasi tiara yang terbuat dari bunga sedap malam yang saling terjalin. Siapapun akan kagum melihat kecantikannya hari ini. Dia, Putri Naeun, Putri kedua dari Mahadewa Son –yang juga berarti adik dari Dewi Soom.

Selain itu, upacara hari ini juga jadi penting untuk diikuti karena Dewi Soom akan mengumumkan sebuah peraturan baru bagi kerajaan langit.

“Dan hari ini kepada Putri Naeun yang sudah memasuki usia remajanya, aku berikan kau seorang Guardian yang akan menjaga dan melindungimu.” Suara Dewi Soom menggema keseluruh altar.

Dewi Soom meniupkan angin kecil dan dari pusaran angin kecil itu muncul seekor leopard abu-abu raksasa. Hewan raksasa tersebut langsung menghampiri Putri Naeun yang tengah menjadi pusat perhatian di altar istana hari ini.

“Mulai sekarang Guardian L yang akan menjadi guardianmu. Kamu adalah Putri terakhir di generasi ini yang akan mendapatkan perlindungan dari Guardian. Karena setelah ini tak akan ada lagi peraturan pemberian Guardian bagi para Putri,” Lanjut Dewi Soom.

Semua bertepuk tangan singkat menyambut apresiasi yang diterima Putri Naeun, karena seperti yang diketahui, hanya putri terpilih saja yang akan mendapatkan perlindungan dari Guardian. Dan hal tersebut tentu saja akan membuat iri para putri yang turut hadir di acara hari ini.

Dan disudut istana tampak ada seorang putri yang juga ikut menyaksikan acara ‘serah-terima’ ini. Dia menatap Putri Naeun dengan pandangan begitu kagum.

“Ahh betapa Putri Naeun itu sangat cantik.” Pujinya.

Dia terus mengagumi Putri Naeun, mulai dari kecantikannya, kepintarannya, sampai ke gaya berpakaiannya. Betapa ia ingin menjadi seperti Putri Naeun, yang begitu disanjung oleh seluruh penduduk langit. Selain itu ia juga iri akan kebebasan yang didapat Putri Naeun, karena setelah mendapatkan Guardian, Putri Naeun bebas mau melatih kekuatannya dimanapun tempat yang ia mau.

“Hyeri?” sapaan tersebut memecah lamunan sang putri yang sibuk akan pikirannya tentang Putri Naeun.

Yang dipanggil pun menoleh. Didapatinya seorang putri tengah memamerkan senyum yang tampak seperti kelinci itu padanya.

“Kamu benar Putri Hyeri? Apa yang kamu lakukan disini? Ahh kamu masih ingat aku? Aku Suzy?” tegurnya lagi.

Hyeri. Sang putri yang sedari tadi berdiri disudut ruangan, memperhatikan prosesi acara dengan pandangan kagum terhadap putri Naeun itupun tersenyum sumringah. Ia kemudian menjabat tangan putri bernama Suzy tadi.

“Kamu ingat aku Suzy?? Aku kira tidak ada yang kenal aku,” ujarnya riang, melupakan apa yang sedang terjada di altar istana.

“Tentu aku ingat padamu. Kita kan teman. Kamu kenapa bisa ada disini? Bukannya kamu harusnya berada di istana? Apa kamu kabur dari istanamu?” Tanya Suzy.

Hyeri menggeleng. Sesungguhnya tebakan Suzy benar. Hyeri tidak seharusnya berada diluar istana. Ia seharusnya berada dalam kurungannya dan berlatih mengendalikan emosi bersama Dewi Gaseum. Tapi itu terasa membosankan baginya. Bertahun-tahun terkurung di istana, sendirian tak punya teman, membuat Hyeri jengah. Karenanya begitu tahu kalau Putri Naeun –yang juga adalah teman mainnya– akan mendapatkan guardian, ia tak akan melewatkannya begitu saja. Beragam cara ia lakukan agar Dewi Gaseum mengizinkannya keluar istana. Dan akhirnya, disinilah ia, bertemu dengan teman lama.

“Sudah lama sekali kita tak bertemu. Terakhir bertemu itu waktu kita berumur 5 tahun, dan sejak itu aku tak pernah lagi melihatmu. Sepertinya isu kalau kamu dikurung di istana itu benar adanya,”kali ini suara berbeda menyapa Hyeri.

Hyeri menoleh, didapatinya semua teman-teman masa kecilnya tengah berkumpul. Ada Putri Sulli – yang tadi menegurnya, Putri Krystal, Putri Sohyun dan Putri Jiyoung – pengecualian untuk Putri Jiyoung karena sebenarnya ia bukan temannya. Ini adalah kali pertamanya mereka bertemu kembali setelah terpisah sebelas tahun yang lalu karena Hyeri harus menjalani hidupnya terkunci di istana dan jauh dari teman-teman sepermainannya.

“Tentu saja benar Sulli. Dewi Soom pasti mengurungnya karena malu punya putri seperti dia. Bodoh dan tidak punya kekuatan apa-apa,” cibir Jiyoung menyahuti ucapan Sulli.

Hyeri langsung menatap Jiyoung malas. Sejak dulu memang ia tak pernah bisa bersahabat dengan Jiyoung. Jiyoung selalu meledeknya, membanding-bandingkan dirinya dengan Naeun, dan juga selalu mengerjainya. Hyeri tahu Jiyoung hanya iri padanya –yang tak punya kekuatan tapi masih disanjung oleh semua dewa-dewi hanya karena statusnya yang begitu tinggi.

“Hei, kita baru bertemu setelah sekian lama, apa kalian mau memulainya dengan pertengkaran?” sela Sohyun.

Hyeri memutuskan untuk mengacuhkan ucapan Jiyoung. Ia kembali fokus akan acara yang terjadi di altar istana hari ini.

“Kira-kira Putri Naeun ingin pergi kemana ya untuk berlatih dengan guardiannya?” celetuk Krystal. Sesuai seperti namanya, Krystal datang dengan berbagai macam bentuk krystal menghiasi tubuhnya. Tentu saja itu karena kekuatan Krystal adalah membuat krystal.

“Dia itu kan ‘mantan peri bunga’ dan dulu dia pernah hidup di bumi sebelum akhirnya musnah karena kebodohannya yang menyerahkan keabadiannya hanya untuk seorang manusia yang sekarat. Aku yakin dia akan memilih bumi sebagai tempat yang ingin dikunjunginya.” Cibir Jiyoung.

Hyeri melirik Jiyoung sinis. Ia paling tidak suka jika masa lalu Naeun disinggung seperti itu. Apalagi nada bicara Jiyoung yang terdengar meremehkan Naeun yang sudah seperti kakaknya itu. Hyeri lalu mengacungkan telunjuknya ke muka Jiyoung. “Jaga bicaramu! Jangan lupa kalau Naeun lah yang sudah banyak membantumu dalam menemukan kekuatanmu. Menyebalkan sekali!”

Jiyoung hanya bisa diam melihat reaksi Hyeri. Dan para putri pun kembali fokus ke altar istana.

“Aku ingin ke bumi. Aku ingin berlatih di bumi. tentu semua sudah tahu, kalau aku adalah peri bunga yang diangkat jiwanya oleh Dewa Son menjadi seorang Putri. Walaupun seperti itu, ingatanku sebagai peri bunga tidak hilang. Aku ingin kembali ke bumi, bertemu dengan semua teman-teman yang sudah memberikanku banyak cinta sekaligus untuk melatih kekuatanku. Bumi adalah tempat yang indah, karena itu aku ingin melindunginya,” Pinta Naeun.

Seluruh warga langit yang hadir langsung berkasak-kusuk, tak terkecuali para putri yang ada di sudut ruangan. Tampak Jiyoung menjentikkan jarinya, bangga karena tebakannya benar. Sementara Hyeri sudah mengguman tak jelas tentang bumi. Terlintas ide cemerlang di otak Hyeri. Ia lalu pergi meninggalkan altar istana. Para putri yang melihatnya pun tak tinggal diam. Mereka ikut membuntuti kemana Hyeri pergi.

“Hyeri, kamu mau kemana?” seru Suzy yang menyusul Hyeri.

Hyeri hanya terseyum dan terus berjalan menjauhi altar istana. Suzy pun bergegas menyusulnya, tak ketinggalan, Sulli, Krystal dan Sohyun pun ikut dengan mereka. Merasa diabaikan, mau tak mau Jiyoung pun mengikuti kemana Hyeri pergi.

**beedragon**

“Kamu ingin ke bumi? apa kamu yakin? Bumi itu dekat dengan Helland, tempat tinggal para Demon. Apa kamu tidak takut?” Tanya Dewi Soom.

“Aku memiliki Guardian L bersamaku. Dia pasti bisa melindungiku dari Demon,” sahut Naeun.

Demon yang sedang dibicarakan ini bukanlah hantu menyeramkan yang akan menakut-nakuti malam anak-anak. Sosok Demon tak jauh berbeda dengan warga Skyland Kingdom. Bedanya adalah jika penduduk langit tugasnya melindungi bumi beserta isinya, sementara Demon tugasnya adalah merusak serta memakan jiwa manusia dibumi.

Pergi ke bumi ketika masih menjadi seorang Putri sama saja dengan mencari mati. Karena makanan utama Demon adalah jiwa para Putri. Entah sudah berapa banya Putri yang mati karena jiwanya diambil Demon. Naeun tahu persis akan hal ini, karenanya ia berani meminta untuk pergi ke bumi setelah ia mendapatkan Guardian. Karena Naeun memiliki misi tersendiri makanya ia memutuskan di bumilah tempat yang pas untuknya menjalankan misinya.

“Dan lagi, Hyeri pasti berharap agar kamu ada disini, didekatnya. Apa kamu ingin meninggalkan Hyeri?”

“Kalau begitu apa aku juga boleh membawa Hyeri? Aku tentu sedih meninggalkannya sendirian di istana.” Pinta Naeun lagi.

“Itu tidak akan terjadi Putri Naeun. Hyeri tidak akan kemana-mana. Ia akan tetap berada di istana. Disini dibawah pengawasanku,” Sahut Dewi Soom. “baiklah kalau itu keinginanmu. Aku akan menurunkanmu ke bumi. Aku membuat sebuah identitas baru untukmu dan guardianmu. Kamu bisa menjalani hidup sebagai manusia disana. Jadi berlatihlah yang benar di bumi. Kembalilah saat kamu merasa sudah siap untuk kembali.”

Dewi Soom beranjak dari singgasananya dan menghampiri Putri Naeun. Ia kemudian menggerakkan tangannya di udara seolah sedang mengelap kaca transparan. Tak lama muncullah sebuah lubang hitam diatas Naeun dan Guardian L.

“Setelah kamu pergi ke bumi, langit akan menutup semua pintunya dan hanya akan dibuka lagi setiap bulan baru. Dan langit tidak akan membantumu lagi karena kamu sudah memiliki Guardian yang akan melindungimu. Sekritis apapun masalah yang kamu hadapi, pintu langit tetap tidak akan terbuka sebelum bulan baru. Apapun yang kamu temui di bawah sana, kuharap kamu mampu mengatasinya. Jangan pernah takut akan Demon, selama guardianmu ada disampingmu, maka Demon tak akan berani mendekatimu.” Pesan Dewi Soom.

“Dan dengan segala kekuatan di langit dan bumi, aku berikan semua perlindungan kepadamu, Putri Naeun.” Seru Dewi Soom sambil memegang kening Naeun dan membuat kening Naeun bercahaya karena sentuhannya.

“Kembalilah ketika kau sudah kuat. Kembalilah dan bantu Hyeri. Aku mohon padamu,” bisik Dewi Soom ketika ia memeluk Naeun.

Naeun mengangguk mengerti. Setelah ia melepaskan pelukannya, segera tubuhnya dan tubuh guardian L tersedot oleh lingkaran hitam yang tadi dibuat Dewi Soom.

“Aku percayakan nasib Hyeri padamu Naeun,” lirih Dewi Soom menatap kepergian Naeun.

**beedragon**

“WISHY FOREST?!!” seru Suzy, Sully, Sohyun dan Krystal berbarengan.

“Yah, apa yang mau kamu lakukan disini?! Jangan bilang kamu mau membuat permintaan mustahil seperti meminta Guardian?!” bentak Jiyoung.

Semuanya tentu kaget setelah mengetahui tujuan Hyeri membawa mereka. Wishy Forest adalah hutan terlarang bagi penghuni langit. Hutan ini dapat mengabulkan semua keinginan, bahkan untuk hal yang paling mustahil sekalipun. Para putri yakin, Hyeri pasti datang kesini karena ingin mendapatkan apa yang Naeun dapatkan hari ini, yaitu Guardian.

“Siapa bilang aku mau minta Guardian disini,” sahut Hyeri cuek. Ia kemudian melangkahkan kakinya masuk kedalam hutan. Disusul oleh Suzy, Sulli, Krystal dan Sohyun yang saling bergandengan serta Jiyoung dibelakang mereka.

“Hyeri, jangan pernah meminta hal yang aneh-aneh disini. Kamu tahu kalau banyak yang hilang disini karena permintaan mereka?” bujuk Sulli.

“Hyeri, kurasa sebaiknya kita pulang sekarang. Kalau kamu belum kembali ke istana ibuku pasti akan dapat masalah oleh Dewi Soom.” Pinta Suzy. Suzy, yang adalah putri dari Dewi Gaseum, tahu betul apa yang akan dialami ibunya jika Hyeri kabur dari istana seperti ini. Dan lagi ia juga mendapat mandat khusus dari Dewi Gaseum untuk mengawasi Hyeri dan membawa Hyeri kembali ke istana sebelum ketahuan oleh Dewi Soom.

Hyeri berhenti melangkah. Ia kemudian membalikkan badannya dan menatap para putri satu persatu.

“Apa kalian tau betapa irinya aku pada kalian. Kalian semua punya kekuatan yang luar biasa, sementara aku tidak. Kalian bisa bebas bermain diluar, pergi kemanapun yang kalian inginkan, sementara aku harus tumbuh besar dalam kurungan istana. Aku tidak tahu apa yang salah pada diriku, tapi aku terlalu kesepian di istana. Sendirian dan terus berlatih tanpa pernah mendapatkan kekuatanku. Bahkan Demon pun tidak akan tertarik untuk menghisap jiwaku karena aku tidak istimewa.” Ujar Hyeri. Tampak sedikit kesedihan diwajahnya ketika ia mengatakan isi hatinya tersebut.

“Kamu mau meminta kekuatan disini? Kurasa jangan. Lebih baik kita kembali, aku bisa mengajarimu mencari kekuatanmu, jadi sebaiknya kita tinggalkan tempat ini.”Krystal mencoba memberi pengertian.

Hyeri menggelengkan kepalanya. “Selama aku dikurung di istana, satu-satunya temanku hanya Naeun. Kalau dia pergi maka aku akan semakin kesepian. Hanya dia yang tulus menyayangiku, berbeda dengan kalian yang mau berteman denganku hanya karena statusku.”

“Kata siapa kita mau berteman denganmu karena statusmu?” sela Suzy, terdengar sedikit frustasi. Suzy tahu persis perasaan Hyeri. Karena ia sering berkunjung ke Istana Hyeri untuk menemui ibunya, jadi ia tahu betapa kesepiannya Hyeri. Tapi ia tak tahu kalau pemberontakan Hyeri justru akan menggiring mereka ke Wishy Forest. Suzy takut karena setiap detik bisa saja Hyeri mengutarakan keinginannya yang ajaib.

“Karenanya aku ingin ke bumi, menyusul Naeun. Aku ingin pergi ketempat dimana orang akan mencintaiku dengan tulus tanpa memandang statusku sebagai putri dari penguasa kerajaan langit.” Ujar Hyeri.

Semua putri melongo mendengar keinginan Hyeri tersebut. Mereka begitu shock sampai tidak berkata apa-apa.

“Yah!! Kalau kamu begitu ingin kesana, kenapa harus mengajak kami kesini?!” seru Jiyoung.

“Aku tidak pernah mengajak kalian. Kalian sendiri yang ikut denganku. Atau sebenarnya kalian ingin ikut denganku? Ahh kuharap kalian juga bisa ikut ke bumi, dan merasakan arti dari persahabatan dan kasih sayang seperti yang diutarakan Naeun tadi di altar istana,” Hyeri mengutarakan permintaannya yang kedua.

“Yah siapa yang mau..” kalimat Jiyoung terpotong karena tiba-tiba ada cahaya yang begitu terang di hutan yang suram dan kelam tersebut. Hal ini membuat para putri merunduk ketakutan.

“Apa itu tadi?” Tanya Hyeri ketakutan.

“Hyeri, sebaiknya kamu minta itu pada Dewi Soom, dia pasti akan mengabulkan apapun permintaanmu, dia kan ibumu,” bujuk Sulli.

“justru dialah yang mengurungku di istana. Dia tak pernah sekalipun mengijinkanku keluar istana, meminta padanya adalah hal yang musta…. Kyaaaaaaaaa!!!!” Hyeri menjerit. Kakinya – yang entah sejak kapan tersangkut pada akar-akar pohon – tertarik masuk kedalam sebuah lubang hitam pekat yang begitu dalam.

“Hyeri!! Kyaaaaaa!!!!” para putri yang lain pun ikutan terseret, karena kaki mereka saling tersangkut oleh akar pohon yang menarik kaki Hyeri.

**beedragon*

Naeun menjalani hari-harinya menyamar sebagai manusia dibumi bersama guardian L. Di bumi, Naeun dan L memakai nama samaran agar tidak dicurigai oleh penduduk bumi. Dewi Soom tentu saja sudah menyiapkan sebuah identitas untuk mereka berdua. Naeun memiliki nama Son Naeun yang adalah seorang siswi tingkat pertama di Seoul Art High School. Dan guardiannya yang juga diberi wujud sebagai manusia memiliki nama Kim Myungsoo yang juga seorang siswa di Seoul Art High School tingkat tiga.

Sudah seminggu lamanya mereka menjalani kehidupan di bumi. setiap hari pula Naeun melatih kekuatannya sekaligus memasang perlindungan di berbagai titik tempat yang ia singgahi. Karena misi Naeun adalah memberikan perlindungan bagi bumi dari tangan-tangan jahat para Demon.

Saat ini mereka, Naeun dan L –atau sekarang adalah Myungsoo– sedang menjalani aktivitas mereka sebagai pelajar dengan tenang. Karena selama mereka di bumi, belum ada satu pun pergerakkan dari Demon yang mengganggu keduanya. Sampai suatu saat ketika Naeun dan L tengah istirahat sekolah, tiba-tiba mereka merasakan sebuah aura yang begitu besar datang disekitar mereka. Naeun sampai menggenggam tangan L karena takut kalau itu adalah Demon yang mendekat.

“Ada kekuatan magis yang mendekat!” bisik Naeun panik. “Apa itu Demon? Apa akhirnya aku akan melawan Demon?”

“Bukan Demon,” ucap L. Matanya yang tajam itu terus menatap kesekeliling, berharap dapat melihat sesuatu.

“Ini…” Naeun mencoba untuk mencari tahu pemilik aura ini. “ini aura penduduk Skyland. Bukan Cuma satu,” Naeun kembali berkonsentrasi.

“Tiga.. empat.. lima.. enam.. ahh lima! Ada lima penghuni Skyland yang turun ke bumi. Siapa menurutmu Naeun?” Tanya L.

“Entahlah. Bukannya aku orang terakhir yang turun ke bumi?! Bukannya pintu langit sudah ditutup?? Lalu…??” Naeun menatap L bingung.

“Tapi tadi seperti ada enam. Kenapa tiba-tiba auranya hilang ya….” gumam L. “Naeun, ada Demon mendekat. Ahh aura mereka begitu kuat. Mereka dalam bahaya, aku merasakan Demon mulai bergerak mendekati mereka. Kurasa kita harus menolong mereka. Dan sepertinya orang-orang yang datang ini adalah para putri, karena aura mereka yang seperti lilin, sebentar kuat sebentar lemah.” Gusar L.

Naeun menatap L horror. Lima putri turun ke bumi, demon yang mulai bergerak dan L mengajaknya untuk menyelamatkan mereka dari serangan Demon. Ini bahkan terlalu cepat dari apa yang di bayangkan Naeun.

“Kurasa kita harus menolong mereka terlebih dahulu. Kemana Demon itu bergerak L?!”


**beedragon**
TBC

holaholahola!!! beedragon comeback!!!

tadinya mau buat cerita remaja cinta-cintaan lagi,, tapi jadi inget ma twins love story yang nganggur di laptop -.-
jadinya kembali ke genre fantasy,,
oia latar belakang cerita ini sama dengan Guardian Beast dan Apink Fairy Story. biar gak  pada bingung mending baca dulu dehh tuh cerita.. tapi kalo gak juga gapapa sihh, masih bisa dimengerti kok ^^

gimana menurut kalian semua teaser FF ini?? aneh?? gak bisa dimengerti? ato ada yang kurang??
kalo ada yang kurang tolong dikasi tahu ya.. udah lama gak nulis jadi udah mulai tumpul nih imajinasinya..
saya tunggu kritik dan sarannya!!!

Annyeong!!!

Advertisements
FF – The Last 94 Generation Princess | Teaser | pg15 |

22 thoughts on “FF – The Last 94 Generation Princess | Teaser | pg15 |

  1. AlykaN says:

    Keren eon! Aku reader baru disini<3 hihihi

    Btw, bahasanya kyk cerita fantasi indosi*r *eh..

    Soalnya ada dewi2 nya ._. Gpp kok tetep bagus!

Say Something About This..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s