FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 5


Tanpa banyak basa-basi,,, Happy reading!!! \(^o^)/
Buat yang baca secara sengaja ato gak tolong RCL yak.. saya butuh komen kalian, mau kritik ato ngasih saran juga boleh. Hahaha

Title: STAR Part 5
Author: Ratu Puteri a.k.a BeeDragon
Rating / Pairing: PG15 / STRAIGHT
Main Casts: * Lee Byul (Original character)
JunHyung Beast as Yong JunHyung
jh
MinHo Shinee as Choi MinHo
mh
Other Casts:
Shinee Member
Beast Member
And other Girlgroup and Boygroup kpop
Genre: romance, family,
Language: Indonesia, slight korea and english
Length : chaptered *masih belum ditentukan sampai berapa chap*
Disclaimer: semua karakter yang berasal dari Kpop adalah bukan karakter milik saya. Tapi karakter Lee Byul dan ide ceritanya adalah milik saya. TAKE OUT WITH FULL CREDIT. No Copy Paste and Don’t Be Silent Reader.

previous story:
“A Pink? Berarti ke tempatnya NaEun dong? Ahh Shireo! Aku gak mau!” tolak Byul.

“Kenapa? Kamu bukannya temenan sama NaEun? Lagipula walaupun kalian seumuran, tapi Naeun itu lebih tua dari kamu, jangan panggil dia seperti itu.” Bujuk Junhyung.

“Naeun itu udah bikin aku salah paham sama Oppa. Pokoknya aku gak mau pindah ke tempat dia. Bawa aja aku ketempat Minho oppa lagi, kalau memang Oppa gak mau aku disini.”

“Hyung. Gak apalah Byul tinggal disini. Nanti aku pasangin kunci di kamarnya biar gak ada yang bisa masuk kalau udah malam.” Bujuk Yoseob.

“Pokoknya Byul akan tinggal di tempatnya A Pink.”
====000====

Part 5

@A Pink dorm

“Aku tahu kalian sedang sibuk untuk persiapan debut kalian, maaf aku merepotkan, aku titip Byul ya,” ucap junhyung pada penghuni dorm A-Pink yang isinya adalah member A-Pink (ya iyalah bu =,=)

Byul langsung disambut baik oleh semua penghuni dorm baru ini. semuanya sudah seperti teman, karena Byul memang sering berkunjung ke tempat latihan trainee Cube. Tapi hanya ada satu yeoja yang tampak tidak suka dengan kehadiran Byul disana.

“Annyeong haseyo Naeun Onnie. Mulai sekarang aku akan tinggal disini,” sapa Byul.

Tapi NaEun yang sedari tadi hanya berdiri di dekat Junhyung hanya melirik sekilas lalu membuang muka. Melihat sikap Naeun ini Byul kesal bukan main.

“ne, Oppa. Kami akan bersikap baik padanya. Semoga dia gak merpeotkan ya,” ucap Naeun pada Junhyung.

“Byul gak makan banyak kok. Hahaha,” ledek Gikwang yang juga ikut menemani ‘pindahan’ Byul.

“yasudah, kami pergi dulu ya. Udah malam. Kalian baik-baik ya,” titip Junhyung. Akhirnya semua member Beast pergi meninggalkan dorm APink.

“ayo semuanya tidur, ini udah malam. Besok kita harus latihan kan?” ujar Chorong, yang merupakan Leader di dorm ini. “kamu tidur dikamarku Byul.”

Byul kemudian membuntuti Chorong. Tapi ada yang membuat langkahnya terhenti. Dilihatnya Naeun tengah memegang boneka ularnya, lebih tepatnya memegang antena sang boneka dengan telunjuk dan jempolnya seolah benda yang dipegangnya itu adalah benda yang sangat menjijikan.

“Yah. Apa yang kau lakukan pada Yong-ku?” seru Byul sambil menarik bonekanya.

“ahh, aku hanya heran aja. Kenapa benda sekotor ini bisa masuk ke kediaman kami. Apa kau membuat boneka ini mandi lumpur atau apa?” hina NaEun.

“Yah Onnie. Boneka ini udah menemani perjalananku selama ini. bisa-bisanya Onnie bilang begitu,”

“eii, berhentilah kalian. Sudah tidur semua sana,” lerai Chorong sebelum perdebatan ini jadi semakin panjang.

Byul pun mendengus kesal kearah Naeun. Apa yang dia khawatirkan sejak tadi akhirnya kejadian juga. Belum ada lima menit Byul tinggal seatap sengan Naeun, mereka sudah bertengkar. Gimana besok-besok. Belum lagi Byul tahu persis kalau Naeun itu ada hati sama Oppa nya.

====000====

Pagi ini dorm APink begitu sepi. Karena sebagian besar membernya berada di sekolah, jadi hanya ada Byul dan Chorong yang menghabiskan pagi mereka berdua di dorm.

Terdengar suara intercom berbunyi. Ternyata penjaga gedung yang menghubungi untuk memberi tahu kalau ada yang mencari penghuni dorm APink yang bernama Byul. Chorong tentu saja bingung dengan hal ini. karena yang tahu Byul tinggal disini hanyalah Beast member, tapi kenapa pakai menghubungi penjaga kalau memang ingin bertemu dengan Byul, kan mereka bisa langsung masuk.

Chorong akhirnya memutuskan untuk keluar dan melihat siapa yang datang. Begitu sampai dilantai bawah, kagetlah dia ternyata seorang Minho Shinee tengah berdiri dan mengobrol dengan penjaga gedung.

“Ahjussi, siapa yang mencari Byul?” tegur Chorong pada penjaga gedung.

“Ahh aku yang cari dia,” jawab Minho.

“kamu? Kamu bukannya member Shinee ya?” tanya Chorong.

“ne, aku Minho,” jawab Minho sambil mengulurkan tangannya dan berjabat tangan dengan Chorong. “aku mau ketemu sama Byul, mau ajak dia jalan. Boleh kan?”

“memang kamu kenal dengan Byul? Darimana kamu tahu Byul ada disini?” selidik Chorong.

“Dari Junhyung Hyung. Benar kan Byul ada disini?” tanya Minho.

Chorong mengangguk. Tapi dalam hatinya ia bingung sekali. bagaimana bisa seorang Shinee mengenal Byul? Memangnya apa hubungan Byul dengan personel Shinee? Chorong terus bertanya dalam hatinya.
Akhirnya chorong memutuskan untuk menyuruh Minho menunggu di bawah sementara dia kembali ke dormnya untuk bertanya pada Byul.

====000====

“kita mau kemana hari ini Oppa?” tanya Byul pada Minho.

“Mau jalan-jalan saja. Atau kalau kalian punya saran, katakan saja. Kalian mau pergi kemana?” tanya Minho pada dua yeoja yang ada disampingnya.

“Chorong Onnie, kamu mau kemana? Kalian kan mau persiapan debut pasti gak bisa jalan-jalan seperti ini. aku ikut Onnie aja,” ujar Byul pada Chorong.

“yang mau jalan kan kalian. Kenapa aku harus ikut juga? Aku gak mau mengganggu tahu.” Sahut Chorong.
Ketika Chorong memberitahu kalau ada Minho sedang menunggu Byul dan akan mengajaknya jalan, Byul langsung semangat mengajak Chorong untuk ikut pergi dengannya. Sebenarnya Chorong tidak mau ikut, karena takut mengganggu. Tapi Byul memaksa, akhirnya sekarang Chorong terpaksa menemaninya.

“Ahh, Onnie. Kan kalau aku jalan berdua saja sama Minho Oppa, nanti Junhyung oppa bisa salah paham. Tapi kalau aku ajak Onnie, jadi Junhyung Oppa gak akan marah padaku,” jawab Byul sambil menggamit lengan Chorong. “Ayo kita mau kemana?”

Mendengar jawaban Byul, air muka Minho langsung berubah. Chorong memperhatikan ekspresi Minho tersebut dan hal itu membuat Chorong semakin curiga pada Minho.

“kalau gak ada yang tahu kita mau kemana, lebih baik sekarang kita ke perpustakaan. Aku udah lama gak sekolah, jadi aku mau baca buku biar aku gak semakin bodoh.” Ujar Byul.

Akhirnya mereka bertiga pergi ke perpustakaan kota. Disana Byul langsung larut dalam tumpukan buku, sementara Minho terus saja berada disamping Byul, mengajarinya beberapa hal dari buku-buku tersebut. Chorong semakin merasa kalau ada yang aneh dengan Minho.

Hingga akhirnya ketika Byul meninggalkan mereka berdua, Chorong langsung mengutarakan perasaannya pada Minho.
“Apa sebenarnya maumu Minho-ssi? Sepertinya terlihat sekali kalau kamu sengaja mendekati Byul? Apa yang mau kamu lakukan padanya? Apa tujuanmu mendekatinya?”

Minho terdiam mendengar pertanyaan Chorong. “begitu keliatan ya? Tapi kenapa Byul tak merasakannya?”

“Mwo? Jadi memang kamu sengaja mendekati Byul? Tapi untuk apa?” tanya Chorong lagi.

“untuk mendapatkan hatinya.” Jawab Minho singkat dan sukses membuat Chorong kaget.

“Byul itu sudah punya namjachingu. Kamu tahu itu kan? Junhyung Oppa itu namjachingunya. Tapi kenapa kamu masih mendekatinya?”

“mereka kan belum menikah. Aku tidak seperti orang yang sedang menggoda istri orang lain kan? Lagipula Junhyung Hyung gak cocok buat Byul. Jadi aku akan merebutnya dari Junhyung Hyung. Bagaimana menurutmu?” tanya Minho sambil mengeluarkan senyum mautnya.

Tak lama Byul kembali dengan membawa tumpukkan buku. Byul dan Minho kembali terlarut dalam buku-buku itu. Sementara Chorong meninggalkan mereka menuju toilet. Disana Chorong langsung menelepon Junhyung.

“Oppa, apa kau tahu, sekarang aku sedang bersama Byul jalan dengan Minho. Kamu tahu kan Minho Shinee? Oppa apa kau tahu Minho itu sepertinya suka pada Byul, apa yang harus… Mwo? Kamu sudah tahu?! Trus?… hee biarkan saja? Oppa yang benar saja?…. mwo?…. ne, Arraseo.”

Chorong lalu mematikan teleponnya. Dia galau sekali, karena Junhyung menyuruhnya untuk membiarkan semua tingkah Minho terhadap Byul. Apa sekarang Junhyung sedang memberikan Byul pada Minho?

……….

Di lain tempat, waktu yang sama.

“Minho? Aku tahu. Sudah kamu biarkan saja dia. Tapi kamu temani terus Byul, jangan biarkan dia hanya berdua dengan Minho, Arraseo?” Junhyung kemudian memutuskan teleponnya.

“kamu dengar kan Onew?” ujar Junhyung pada namja yang sedang duduk dihadapannya.

“Aigoo, jadi Minho benar-benar berniat merebut Byul darimu?” keluh Onew.

“Aku sebenarnya kemarin itu ingin sekali meninju anak buahmu itu. Tapi aku ingat padamu, jadi tak kulakukan. Seenaknya saja dia bilang akan membuat Byul berpaling dariku,”

“eii, maafkanlah Minho. Kurasa ini hanya perasaannya yang sesaat saja. Nanti dia akan menyerah. Lalu kamu mau aku melakukan apa pada Minho,” tanya Onew.

Junhyung hanya terdiam. Dia ingat cerita Onew tentang Minho dan seseorang yang bernama Lee Byul. Setidaknya sekarang Junhyung tahu, kenapa Minho begitu semangat ingin merebut Byul dari dirinya. Tapi tetap saja Junhyung belum menemukan cara untuk membuat Minho menyerah.

“Aku hanya mau minta ijin padamu. Kalau nanti aku ‘tidak sengaja’ memukul dia, kumohon maafkan aku,” sahut Junhyung tanpa dosa.

“Aigoo, Junhyung. Segala sesuatu gak harus diselesaikan dengan kekerasan kan? Tapi terserahlah. Kalau menurutmu Minho sudah keterlaluan, lakukanlah sesukamu. Aku juga gak bisa melawan keras kepalanya dia,” Onew memberi restu pada Junhyung. “untung aku hanya menyukainya sebagai adik kecil.”

Mendengar kata-kata Onew, Junhyung langsung tersenyum.

====000====

“Oppa kamu mau kemana?” tanya Byul.

Saat ini Byul sedang mengungsi di Dorm Beast. Karena semua member APink sedang pergi training, jadi dorm APink sepi. Tetapi disini Byul melihat Junhyung sedang merapikan bajunya dan memasukkannya ke dalam koper.

“Ahh, kamu udah ada disini?” Junhyung menghentikan aktivitasnya dan menghampiri Byul.

“Aku tanya Oppa mau kemana? Kenapa memasukkan bajumu kedalam koper? Kamu mau pergi?”

“Bagaimana kalau kita main?” Junhyung mengalihkan pembicaraan.

Byul berhenti bertanya dan langsung tersenyum sumringah. “mau main kemana?”

“gimana kalau kita main sepeda, kemarin Oppa baru beli sepeda baru,”
Junhyung langsung mengajak Byul keluar dari kamarnya. Dia kemudian mengeluarkan sepeda yang ada di balkon.

“Aku naik apa? Sepedamu gak ada boncengannya.” Tanya Byul. Byul kemudian menghampiri Dongwoon yang sedang menonton tv.

“Dongwoon Oppa aku pinjam sepedamu yaa,” pinta Byul pada Dongwoon seraya mengeluarkan jurus aegyonya.

Dongwoon melirik kearah Junhyung. Junhyung langsung memberi kode agar Dongwoon menolak permintaan Byul. Dongwoon bingung melihatnya. Tapi Junhyung sudah memelototinya dengan sadis, membuat Dongwoon mau tak mau menurut.
“Mian, Byul-ah. Tapi aku juga mau pake sepedaku hari ini,” jawab Dongwoon dengan terpaksa.

“Ah Oppa, kemarin kau bilang kalau aku boleh pake sepedamu. Yasudah,” Byul merajuk dan kembali pada Junhyung, “aku duduk dimana?”

Junhyung hanya menepuk-nepuk batang sepedanya.

Akhirnya mereka berdua naik sepeda dengan Byul duduk di depan Junhyung. Sepanjang perjalanan, Byul tak henti-hentinya bernyanyi riang. Karena baginya sudah lama sekali dia tidak merasakan perasaan bahagia seperti hari ini, bisa kencan berdua dengan Junhyung.

Junhyung kemudian berhenti didepan sebuah gedung bertuliskan FnC Ent.

“Sudah sampai,” ucap Junhyung sambil turun dari sepedanya.

Byul yang juga sudah turun dari sepeda menatap gedung itu bingung. Apa kita akan kencan disini? Apa ini restoran baru? Apa makanan disini enak? Batin Byul.

Junhyung kemudian menarik Byul masuk kedalam gedung tersebut. Mereka naik ke lantai dua. Disana mereka disambut oleh seorang namja yang memiliki senyum seperti kelinci.

“Hyungie!! Kau udah sampai,” seru namja itu riang sambil memeluk Junhyung.

“Ne, kenalkan. Ini Byul,” Junhyung kemudian menarik Byul.

Byul membungkukkan badannya kemudian menatap namja dihadapannya. Dia merasa seperti pernah melihat orang ini, tapi dia lupa dimana.

“Byul, ini Hongki. Sahabat Oppa,” Junhyung mengenalkan namja itu pada Byul.

“Aigoo, neomu yeppeo,” seru Hongki lalu memeluk Byul begitu erat.

“yah yah yah, lepas pelukanmu itu, hongki.” Seru Junhyung lalu menarik kembali Byul.
Hongki hanya senyam senyum melihat reaksi Junhyung. “yasudah, kalian mau ngedate disini kan? Aigoo, dasar orang gak modal, masa ngedate di kantor temanmu. Ckckck,”

“berisik. Di tempatku gak ada piano seperti disini. Lagian aku kesini Cuma mau pinjam pianomu aja,” ujar Junhyung.

“yasudah pakailah ruangan ini sesuka kalian. Asal jangan berbuat mesum disini, arraseo?”

#pletakk

Junhyung menjitak kepala Hongki. Hongki hanya meringis. Hongki kemudian meninggalkan Junhyung sambil mengeluarkan teleponnya.

“Heechul Hyung. Junhyung baru saja memukulku. Dia memakai ruanganku untuk kencan sama anak kecil. Nanti kalau ketemu sama Junhyung, tolong pukul dia Hyung,” seru Hongki pada teleponnya.

“Yah babo! Kenapa kamu malah ngadu ke Heechul Hyung!!” seru Junhyung.

Hongki langsung lari sebelum Junhyung berhasil memukulnya lagi.

“Hahaha, kalian lucu sekali Oppa. Aku ingat sekarang. Dia yang ada di foto-foto yang ada dikamarmu kan Oppa,” tanya Byul sambil tertawa.

“Ne, sudah jangan hiraukan dia, ayo kita masuk kedalam.” Junhyung kemudian mengajak Byul masuk ke dalam ruangan yang isinya berbagai alat musik mulai dari gitar sampai drum.

Junhyung kemudian mengambil satu bangku dan menyuruh Byul untuk duduk disana. sementara Junhyung duduk di balik piano. Junhyung mulai memainkan jemarinya di piano tersebut, mengalunkan nada-nada indah dan membuat Byul terhanyut dalam setiap suara yang dikeluarkan piano tersebut.

Junhyung kemudian mulai bernyanyi.
“Baby be my love
Jeoldaero mangseorijima girl come to me
Baby be my love
Jeoldaero mangseorijima girl come to me
Baby be my love
Jeoldaero mangseorijima girl come to me
Baby be my love
Jeoldaero mangseorijima girl

Ohaeneun mara. Gyeolko nan
Gabyeoun namjaga aningeol. Geu dongan
Neoreul mannagi wihae gyeondyeoon manheun
Nae godokhago tto oeroun bamdeul.
But sunsikgane u changed my (WORLD)
Aemaehan gwangyeneun ije iman.
Neol wonhae nan. Yeojeonhi neon hesgallige hae
Neon ajikdo jal molla.
Yojeum neo ttaeme jameul mot ja.
Ni mal hanmadie nan honranseureowo
Haru jongil neoe daehae gominhae.
Chingudeureun malhane geunyang pogihae
Hell no. I never gonna give you up
Mangseoriji malgo naegero wa baby

All girl let me talk to ya.
Myeot beonigo malhajanha. Naegen neoppunya.
Naui mameul ajikdo jal moreugessni.
Ojukhamyeon naega ireohgedo joreugessni.
Heo, haneul nopeun jul mollassdeon nae jajonsimdo
Ni apeseon himdo eopsi down. King kong cheoreom.
Think simple. Mangseorijima.
Ni ape seoissneun choegoui namjal beorijima.
Eoneu georil jinadeonji oroji nan
Ni saenggagi na. Silsilgeoriji nan.
Neon moreujiman, nan oneul i nalman gidaryeossji.
Jinsimeul kkok jeonhago sipeossji.
SAY YES, that’s all you gotta do.
Neowa na maeil maeil haengbokhajagu.
Nae chagaun soneul jaba jul sarameun neo hanappunya.
Oroji neo hanappunya. Yeah”
(ini lagu yang pernah dicover Junhyung, judulnya Be My Love – The Quiett, btw saya males nulis versi inggrisnya, tapi intinya ni lagu tentang cowo yang ngajak cewenya buat jadi pacarnya dan gak akan nyerah buat dapetin cewenya.)

Junhyung membuat sebuah recital Khusus untuk Byul. Byul bahkan sampai menangis mendengar lagu yang dinyanyikan Junhyung.

“Kamu dengar hatiku kan Byul? Kamu adalah yang aku sayangi. Jeongmal saranghae Byul. Aku sungguh tak ingin kehilanganmu. Bisa kan kamu menjaga hatimu untukku?” pinta Junhyung.

Byul mengangguk. Dia begitu terharu akan semua yang Junhyung tunjukkan padanya hari ini. Byul kemudian beranjak menghampiri Junhyung dan memeluknya.

“Nado saranghae Oppa. Hanya Oppa yang aku miliki sekarang. Aku akan selalu menjaga hatiku untukmu Oppa.”

====000====

“Aigoo Byul, sudah berhenti nangisnya.” Bujuk Chorong.

Byul sedang menangisi kepergian Junhyung. Kemarin adalah saat terakhirnya bersama Oppanya itu. Karena sekarang Junhyung bersama Beast sudah dalam perjalanan ke Jepang untuk promosi album jepang mereka.

“hiks, tapi aku kangen Onnie. Kemarin dia janji mau ajak aku mencari Appa dan Eomma. Tapi Oppa malah pergi ke Jepang,” isak Byul.

Beberapa member APink jadi bingung melihat Byul. Biasanya kalau Byul akan berhenti menangis kalau dibujuk pakai eskrim, tapi sekarang tak berhasil. Karena Byul terus saja menangis seharian. #lebehh deh

Drrrttt drrrttt

Handphone Chorong bergetar tanda ada yang meneleponnya.

“Yoboseyo, ne Chorong imnida. Nugu?? Byul?? Ahh ne arraseo,” Chorong menyudahi percakapannya. Kemudian dia menghampiri Byul.

“Byul-ah, ada Minho dibawah. Katanya mau ajak kamu jalan.”
……….

Minho membawa Byul ke sebuah danau yang indah. Langit sore membuat air danau berubah menjadi oranye. Lampu-lampu jalanan pun sudah mulai menyinari jalanan karena matahari sudah kembali ke peraduannya.

“kenapa kamu membawaku kesini?” tanya Byul setelah ia tersadar dari kekagumannya akan lukisan Tuhan yang begitu indah ini.

“Aku hanya ingin menunjukkan tempat rahasiaku padamu. Gak ada yang tahu tempat ini selain aku dan kamu,” jawab Minho.

“tapi sekarang udah mulai gelap. Matahari udah tenggelam. Kan danau kalau dilihat malam-malam jadi menyeramkan. Kita pulang aja yah.” Pinta Byul.

“Tunggu sebentar lagi. Kamu gak akan menyesal kalau menunggu sebentar lagi.”

Langit merah sudah memudar berganti menjadi gelap. Beberapa bintang pun mulai menunjukkan sinarnya. Bulan juga dengan malu-malu muncul dibalik awan. Tak lama kemudian titik-titik cahaya berkeliaran disekitar danau. Cahaya-cahaya kecil itu bergerak kesana kemari membuat pantulan pada air danau dan membuat suasana yang tadinya kelam suram berubah menjadi manis.

“kunang-kunang!! Ada banyak kunang-kunang disini. Omo, mereka cantik sekali. Oppa tempat ini gak jadi menyeramkan. Ini indah sekali. Gomawo Oppa,” Byul berseru.

Matanya berbinar-binar melihat puluhan kunang-kunang yang berterbangan di pinggir danau. Byul langsung berlari ke pinggir danau mencoba menyentuh beberapa kunang-kunang yang sedang berterbangan. Melompat-lompat riang dan melupakan sejenak kesedihannya.

Minho menghampiri Byul dan menangkap seekor kunang-kunang lalu diberikan pada Byul. “Kamu udah gak sedih lagi kan. Jangan menangis lagi ya. Aku jadi ikutan sedih kalau melihatmu menangis.”

Byul menatap kunang-kunang di tangan Minho dengan takjub. “Aku udah gak sedih lagi Oppa. Berkat kamu, aku sudah melupakan apa kesedihanku.”

“kalau aku boleh tau, apa yang menyebabkan kamu begitu menyukai Junhyung Hyung? Padahal sepenglihatanku, Hyung itu hanya membuatmu menangis saja? Kenapa kamu begitu menyukainya?” tanya Minho.

“kalau aku ceritakan tak akan ada habisnya. Aku punya jutaan alasan kenapa aku menyukai Junhyung Oppa. Dia tak pernah membuatku bersedih, sungguh.” Jawab Byul.

Terlihat jelas dari sorot matanya betapa ia begitu mengagumi Junhyung. Hal ini membuat minho kembali menghela napas panjang.

“Byul kamu tahu kalau kunang-kunang memilih tempat seperti ini untuk bisa bercahaya. Karena ia harus bersaing keras dengan jutaan bintang dilangit agar bisa ikut menyinari bumi. Kunang-kunang memilih tempat-tempat gelap yang tak terjangkau oleh cahaya bintang dan bulan sehingga ia bisa bersinar terang seperti ini. mereka hewan kecil yang menakjubkan bukan?” cerita Minho.

“wah darimana Oppa tahu hal seperti itu?” tanya Byul takjub.

“aku baru aja mengarangnya tadi,” ujar Minho sambil tersenyum.

“yaa, aku kira itu sungguhan,” Byul memukul lengan Minho.

“Byul aku mau bilang sesuatu padamu,” Minho menarik napas panjang. “aku tak membutuhkan bintang yang telah meninggalkanku. Karena aku sudah menemukan kunang-kunang yang akan menerangi malam kelamku. Maukah kau menjadi kunang-kunang yang menerangi sisi tergelap hatiku?”

Byul terkejut mendengar pengakuan Minho. Bagaimanapun juga ia mengerti maksud Minho itu apa. Byul terlihat bingung harus menjawab apa. Ia hanya mengalihkan pandangannya dari Minho.

“Karena aku menyukaimu Byul. Dan aku takkan pernah membuatmu menangis. Tak bisakah kau meninggalkan Hyung dan memilihku?”
====000====

[TBC]

bee

next are the last chapter

bee akan memproteksi chapter akhir..
password hanya akan diberikan oleh mereka yang meninggalkan email serta judul fiksi yang ingin dibaca ke halaman proteksi.. *dimohonkan untuk membaca dengan jelas peraturan disana.. karena password bisa kalian dapatkan sendiri tanpa harus bertanya pada bee*
Passwordnya HANYA akan diberikan pada mereka yang sudah jadi penghuni planet ini.. karena itu DAFTARKAN diri kalian dengan buat perkenalan di halaman residence *jika kalian mampir kehalaman ini maka kalian akan bisa tahu passwordnya 😀 *
thanks for your attention!! annyeong!!

beedragon_art all right reserved

Advertisements
FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 5

3 thoughts on “FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 5

    1. Dear password sudah dikirim ya ke email kamu.. silakan cek inbox atau spam kamu..
      happy reading dan jangan lupa tinggalkan review kamu untuk fiksi yang kamu baca 😀

Say Something About This..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s