FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 3


Tanpa banyak basa-basi,,, Happy reading!!! \(^o^)/
Buat yang baca secara sengaja ato gak tolong RCL yak.. saya butuh komen kalian, mau kritik ato ngasih saran juga boleh. Hahaha

Title: STAR Part 3
Author: Ratu Puteri a.k.a BeeDragon
Rating / Pairing: PG15 / STRAIGHT
Main Casts: * Lee Byul (Original character)
JunHyung Beast as Yong JunHyung
jh
MinHo Shinee as Choi MinHo
mh
Other Casts:
Shinee Member
Beast Member
And other Girlgroup and Boygroup kpop
Genre: romance, family,
Language: Indonesia, slight korea and english
Length : chaptered *masih belum ditentukan sampai berapa chap*
Disclaimer: semua karakter yang berasal dari Kpop adalah bukan karakter milik saya. Tapi karakter Lee Byul dan ide ceritanya adalah milik saya. TAKE OUT WITH FULL CREDIT. No Copy Paste and Don’t Be Silent Reader.

Part 3

@shinee dorm.

“Kajima!!!” jerit Minho.

Ia terlompat dari tidurnya. Ia kembali mimpi tentang Byul Noona, cinta pertamanya. Minho menjambak rambutnya sendiri. Keringat mengalir deras di pelipisnya. Napasnya juga saling berburu.

Minho kemudian duduk dipinggir kasur mencoba untuk menenangkan dirinya. Ia kemudian menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Sudah lama ia tidak mimpi seperti ini, sudah sekitar enam bulan yang lalu.

Sejak ia mengetahui kenyataan kalau yeoja yang disukainya hanyalah sebuah bayangan membuat Minho terus mengalami mimpi buruk. Mungkin kalau hanya Minho saja yang melihat Byul Noona, mungkin dia tidak akan se-stress ini dan menganggap kalau itu hanya halusinasi saja. Taemin saja jadi tak bisa tidur kalau tidak ditemani, Karena Taemin juga melihat apa yang dilihat Minho.

Minho beranjak dari kamarnya dan langsung menuju kamar tamu. Seseorang di kamar tamu inilah yang membuat Minho melupakan semua dukanya belakangan ini. Minho kemudian mengintip ke dalam kamar tamu tersebut, tapi tak ada orang disana. Kemudian Minho langsung mengecek kamar mandi, juga kosong. Minho akhirnya berkeliling dorm, tetap ia tak menemukan orang yang dicarinya.

Minho lalu panik dan mengecek kembali kamar tamu. Tas ransel Byul masih ada di sana. Minho kemudian menelepon Onew.

“Hyung, Byul sama kamu gak? ….Apa?! ….Dia gak ikut kalian??! …Dia tinggal disini gitu?? …ahh, gak kenapa-napa, mungkin dia lagi di kamar mandi. Yasudah hyung, selamat bekerja.”

Minho langsung merasa tidak tenang. Kalau Byul tidak ikut para Hyung-nya ke tempat kerja, lalu kemana Byul?

====beedragon====

“Wahhhh, udah lama gak menghirup udara segar seperti ini.”ucap Byul sambil merentangkan kedua tangannya.

Saat ini Byul sedang berada di atas gedung apartemen tempat dorm Shinee. Bersama Yong, bonekanya, Byul bermain di atap gedung ini.

“Yong Oppa Bogoshippo!!! Walaupun Oppa mengkhianati aku, aku tetap mencintaimu!! Datanglah padaku Oppa!!” teriak Byul.

Byul kemudian menaiki pagar pembatas dan terdiam disana memandang gedung-gedung yang saling berlomba mencapai langit. Dalam hatinya ia bertanya, apakah ia bisa melihat rumahnya dari sini. Apakah ia bisa melihat sekolahnya dari atap ini. Hanya memikirkan hal tersebut membuat Byul sedih dan kembali menangis.

“Yong Oppa. Jemput aku. Jangan tinggalkan aku disini. Aku ingin bertemu denganmu Oppa,” tangis Byul.

Byul memeluk bonekanya erat. Hanya ini satu-satunya pelepas rindu terhadap oppanya itu. Karena selain hartanya yang sudah hilang, handphonenya yang berisi semua kenangan Byul dan Junhyung juga sudah rusak akibat kecelakaan kemarin.
Belum lagi semua Shinee Boys melarang Byul untuk keluar rumah. Mereka begitu takut kalau Byul keluar rumah untuk bunuh diri. Padahal Byul sudah menceritakan kalau dia tidak akan pernah mencoba untuk bunuh diri.

Byul merasa selama beberapa minggu belakangan ini ia hanya buang-buang waktu di dorm Shinee. Padahal Byul sudah merasa sehat. Kakinya juga sudah bisa berjalan dengan baik. Kenapa Shinee Boys belum juga menepati janji mereka untuk menemani Byul mencari orangtuanya.

Ya, Byul memang tidak tahu dimana rumah samchunnya. Yang ia tahu samchunnya itu tinggal di daerah Daegu, tapi tak tahu persis dimana tempatnya. Selain itu alamat samchun beserta alamat dorm baru Beast juga ada di Handphone-nya. Karena sebagai makhluk yang pelupa, Byul jadi mencatat semua alamat penting disamping nomor telepon di dalam handphonenya. Dan karena sekarang handphonenya rusak, Byul jadi tak tahu harus pergi kemana untuk mencari orangtua dan Junhyung Oppa-nya.

Byul kembali menaiki pagar lebih tinggi. Kembali merentangkan tangannya dan membiarkan airmatanya jatuh. Tiba-tiba ada sepasang tangan melingkar di pinggangnya. Sepasang tangan itu kemudian menarik Byul dan memeluknya.

Terdengar suara napas yang tak beraturan seolah dia habis ikut lari marathon. Byul juga mendengarkan detak jantung si pemilik sepasang tangan itu berdetak sangat kencang. Byul terdiam dalam pelukan orang itu. Ia cukup terkejut, karena orang yang memeluknya ini hampir saja membuat Byul jatuh dari gedung setinggi 6 lantai.

“Kenapa kamu ada disini? Apa yang kamu lakukan disini?! Apa kamu tahu kalau kamu membuatku khawatir,” ucap namja yang memeluk Byul.

“Minho Oppa,”ucap Byul.

“aku kira kamu pergi. Aku kira kamu menghilang lagi. Jangan seperti ini. jangan menghilang secara tiba-tiba seperti ini. jangan membuatku takut seperti ini,” ucap Minho tanpa melepas pelukannya.

“aku gak mau kehilangan kamu lagi. Kumohon jangan pergi tanpa bilang padaku,”Minho mempererat pelukannya.
Hening. Byul terdiam lebih tepatnya terkejut dengan tindakan Minho ini. dalam hati Byul merasa bersalah karena sudah membuat Minho kahawatir.

Byul jadi teringat kata-kata Key semalam. “kamu jangan terlalu dekat dengan Minho. Kamu tahu kenapa Minho begitu perhatian sama kamu, itu karena nama kamu sama dengan nama first love-nya Minho. Karena kisah cintanya tragis, jadi dia berakhir dengan begitu memperhatikanmu. Kuharap kamu jangan salah paham.”

Byul tak pernah merasa salah paham akan semua perhatian Shinee Boys terhadapnya. Karena yang ada dihatinya hanyalah Junhyung yang sudah setahunan ini menjadi namjachingunya. Tapi diperlakukan seperti ini oleh Minho membuat Byul jadi salah tingkah.

“Oppa, se.. sak..” keluh Byul.

Minho langsung melepas pelukannya. “Ahh Mian, aku hanya terlalu senang bisa melihatmu lagi. Apa yang kamu lakukan disini?”

“Cuma jalan-jalan, habis aku bosan dirumah terus.”

“Kalau gitu kita main yuk, disana ada taman bermain. Aku biasa main disana sama Taemin kalau lagi bosan,” ucap Minho sambil menunjuk ke ujung jalan.

====beedragon====

@Beast dorm

Kelima namja itu berdiri tegak menatap pada satu titik di ruang TV. Didepan TV ada seorang namja lain yang sedang memainkan remote. Adalah Junhyung yang sedang menonton Video behind the scene saat Beast syuting MV Beautiful. Dengan kameranya sendiri dia banyak merekam Byul, yeojachingunya.

Junhyung menatap pantulan wajah Byul di TV dengan tatapan kosong. Merewind video itu berkali-kali, mengulang bagian dimana Byul sedang tertawa bersama Yoseob dan Dongwon. Menonton scene dimana byul sedang merajuk karena habis digoda oleh Doojoon. Junhyung menonton video itu dengan kesedihan yang tampak jelas diwajahnya.

Kelima namja, Doojoon-Hyunseung-Yoseob-Gikwang-Yoseob hanya bisa melihat Junhyung dengan sedih. Tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mengurangi kesedihan Junhyung. Karena sudah sebulan lamanya mereka beserta Junhyung mencari dimana keberadaan Byul, tapi tak ketemu.

“Jun-ah!!” panggil seseorang di pintu masuk.

Junhyung bahkan tak merespon orang yang memanggil dirinya. Doojoon lah yang menyambut sang manajer yang tadi memanggil Junhyung.

“orangnya lagi di dunia lain. Kenapa hyung?” tanya Doojoon.

“aisshh, anak itu masih mikirin yeojachingu-nya. Aku ingatkan sama kalian, jangan kalian punya pacar dulu. Ngurusin satu aja anak yang lagi patah hati kaya gini itu susah, apalagi harus ngurusin enam. Arraseo?!” ujar manajernya pada kelima member beast.

“Yah, Jun-ah. Bangun. Sadar dari dunia khayalmu. Ada pekerjaan menanti ini,”seru manajer Hong sambil merebut remote dari tangan Junhyung kemudian ia memfreeze video yang sedang menunjukkan Byul yang sedang tersenyum.
Junyung kemudian menatap manajernya dengan malas. Dan mulai merebut remote-nya kembali. Tapi manajernya keburu menyembunyikan remote tersebut di kantungnya.

“Aku sudah menyewa detektif untuk mencari Byul. Jadi berhentilah bersikap seperti ini.” kata manajer Hong.

Mendengar ucapan manajernya, terlihat sedikit keceriaan di mata Junhyung.

“bahagia sekarang?? Kalau gitu rabu ini kamu akan ikut promo bareng Wheesung. Dia benar-benar mengharapkan kamu bisa ikut promo bersama. Kemarin dia mengajak Hoya, tapi katanya feelnya gak dapet, gak sama kaya kamu. Jadi minggu ini kamu akan ikut promo bersama Wheesung. Dan jangan coba untuk kabur.”

Setelah selesai bicara, manajer Hong pun meninggalkan dorm beast. Sementara kelima member beast langsung mengelilingi Junhyung.

“Himnae, Jun-ah. Mungkin dengan kamu nanti tampil di TV, Byul akan melihat kamu dan datang kembali padamu.” Hibur Doojoon.

“Ne, Byul kan gak pernah absen nonton kamu. Pasti dia akan melihat kamu,” Hyunseung ikut memeberi penghiburan.

“aku tahu persis Chageun Byul itu seperti apa, hyung. Dia itu gak akan semudah itu melupakanmu. Dia menghilang seperti ini pasti ada alasannya. Jadi Himnae hyung.” Ujar Yoseob.

Mendengar ucapan para member setidaknya membuat Junhyung jadi bersemangat lagi.

====beedragon====

Back to Shinee Dorm

“Oppa, nanti di acara musik kalian itu apakah ada Beast yang jadi pengisi acara?” tanya Byul

“kenapa??” Onew balik bertanya. “ahhh pasti Junhyung ya. Beast lagi gak ada jadwal promo minggu-minggu ini. hei maknae, berhentilah berkhayal seperti itu, gak baik untuk kesehatan tau.”

“Aku gak berkhayal Oppa, memang Junhyung adalah Namjachingu ku, Yoseob oppa dan Gikwang Oppa itu sunbae ku di sekolah dulu. Kalau kalian gak percaya kenapa gak kalian tanya saja sama mereka.” protes Byul.

Byul sebenarnya sudah lelah dengan semua ledekan Shinee Boys. mereka terus mengira kalau Byul ini adalah seorang B2uty yang fanatik sampai mengarang cerita kalau dia ini adalah kekasih Junhyung. padahal kalau saja handphone Byul tidak rusak mungkin Byul bisa menunjukkan bukti.

“Maknae, berhentilah. Kalau kamu terus berilusi seperti itu nanti kamu bisa bingung dan gak bisa ngebedain mana ilusi mana kenyataan,” tegur Jonghyun.

“Isshh, kalian selalu saja begini. Aku gak berilusi atau lagi mengkhayal. Ini sungguh-sungguh.”ucap Byul sambil mengerucutkan bibirnya.

“Ne, aku ngerti. Kalau gitu hari ini kamu ikut kita ke stasiun TV, ada Wheesung yang mau perform, mungkin hari ini Junhyung ikut promo bareng dia. Nanti aku ajak kamu ketemu dia. Nanti kamu bisa minta tanda tangan dan foto bareng dia. Ok,” ajak Minho.

“Jeongmal?? Kalau gitu aku ganti baju dulu,” ucap Byul yang langsung melompat-lompat masuk ke kamar tamu.
“ahh, kalian benar-benar udah melupakan tujuan kalian membawa anak itu kesini,” sindir Key.

====beedragon====

@MBC Music Core

“Maknae, nanti kamu jangan kemana-mana. Diam disini aja,” pesan Onew pada Byul.

“Tapi aku mau ketempat Junhyung oppa,” pinta Byul.

“nanti kalau ketemu sama Junhyung aku panggil kamu, sekarang kamu, maknae, diam di dalam sana,”ONew kemudian mendorong Byul masuk ke dalam waiting room.

“Tapi aku mau ketemu sama Yong Oppa,” Byul ngotot menolak masuk ke ruang tunggu.

“Dengar ya Byul,” ucap Onew sambil memegang pundak Byul. “Junhyung itu sukanya sama perempuan yang jauh lebuh tua dari dia. Dia suka yang dewasa, cantik, tinggi dan seksi. Yang seperti itu.”

Baru saja Byul ingin membalas ucapannya, Onew sudah lebih dulu memotongnya, “Junhyung itu bilang keseluruh dunia kalau tipe idealnya itu Son Dambi. Kalau kamu memilih Yoseob sebagai namjachingu mungkin aku akan percaya. Karena Yoseob suka yeoja yang mungil can cute. Kalau Junhyung, kamu sama sekali bukan tipenya. Jadi berhentilah berkhayal.”

Byul sedih mendengar ucapan Onew. Bukan karena Onew masih saja tidak percaya kalau dia adalah Yeochin-nya Junhyung. Tapi sedih karena Onew bilang kalau Byul itu bukan tipenya Junhyung.

Sepeninggal Onew yang pergi untuk pengambilan gambar, Byul memutuskan untuk mencari dimana Junhyung berada. Ia menjelajahi lorong-lorong backstage MBC mencari ruangan yang berisi Junhyung. Tapi tak ditemukan dimanapun juga.

Byul berhenti dipersimpangan lorong ketika dilihatnya GNa, salah satu teman satu perusahaan Junhyung. Tadinya Byul ingin menegurnya, karena Byul sering main di Cube company jadi Byul kenal dengan GNa. Tapi Byul menahan niatnya, karena dilihatnya GNa sedang bersama Junhyung dan mereka sedang berpelukan.

Byul jadi semakin sedih melihatnya. Padahal yang ia tahu Junhyung adalah orang yang begitu setia. Walaupun banyak rumor yang beredar tentangnya, Junhyung selalu bisa meyakinkan Byul kalau hanya Byul-lah yang ada dihatinya. Dengan mata berkaca-kaca Byul meninggalkan tempat itu.

====beedragon====

“Noona, hwaiting untuk perform-mu nanti ya,” ucap Junhyung.

“Kamu, hari ini menemani Wheesung Oppa kan? Kamu juga sukses ya buat stage kalian.” Kata GNa sambil tersenyum.

“Sudahlah, jangan murung terus. Kalau kalian memang jodoh, bintangmu pasti akan kembali. Nanti kita pulang bareng ya, nanti aku traktir kamu makan. Cerialah,” seru GNa yang lalu memeluk Junhyung.

“Nee, Gomawo Noona,”

Mereka tidak mengetahui kalau ada sepasang mata yang menatap mereka begitu terluka.

====beedragon====

Minho berkeliling backstage MBC. Kepanikan terlihat jelas diwajahnya. Minho menjelajahi seluruh lorong, dan mengecek setiap ruangan yang ada tapi tak ditemukannya juga yang dicari.

Kemudian Minho menemukan yang ia cari. Byul terlihat sedang duduk meringkuk di ujung lorong. Yeoja itu duduk dengan memeluk kedua lututnya dan menyembunyikan kepalanya diantara lututnya.

Minho menghampiri Byul dan berjongkok dihadapannya. Dilihatnya badan Byul yang gemetaran. Kemudian Minho mencoba untuk mengangkat wajah Byul, ternyata Byul sedang menangis.

“Apa yang kamu lakukan disini? Kamu lagi-lagi membuatku khawatir. Kenapa kamu menangis disini?” tanya Minho sambil menghapus jejak-jejak airmata di pipi Byul.

“Op…heuk.. pa…” Byul yang masih sesenggukan bahkan tak mampu untuk bicara. “Yong op..pa.. seling..kuh…eotheokke…”

Minho kemudian memeluk Byul, mencoba untuk menenangkannya. “kalau Yong-mu selingkuh, kenapa kamu menangis. Harusnya kamu sadar kalau dia itu gak baik buat kamu, yak an. Dengan begitu kamu bisa mencari yang lain, yang bisa setia sama kamu.”

Minho kemudian membantu Byul untuk berdiri. Ia kembali menghapus airmata Byul dan berkata, “sudah jangan menangis lagi, muka kamu jelek kalau lagi menangis. Nanti gak ada namja yang mau sama kamu kalau melihat kamu seperti ini.”

Tapi bukannya berhenti menangis, tangisan Byul malah semakin kencang. Karena ucapan Minho itu sama persis dengan yang diucapkan oleh Junhyung setiap Byul menangis. Biasanya Byul akan berhenti menangis kalau Junhyung yang bilang seperti itu.

“Minho-yaa…” panggil Onew dari kejauhan.

“Maknae, kemana aja kamu? Astaga kenapa kamu nangis disini?” tanya Onew begitu sampai di dekat mereka.

“tersesat.” Jawab Minho singkat.

“Hoo.. makanya aku bilang kan tunggu di dalam, kenapa kamu malah berkeliaran? Kalau kamu seperti ini gimana bisa ketemu Junhyung. Gimana bisa mau foto bareng dia kalau muka kamu seperti ini. ayo cuci muka dulu. Habis itu kita ketempat Junhyung. Ok” hibur Onew.

“Jinki!!” panggil orang yang menjadi topik pembicaraan mereka bertiga, junhyung.

Melihat Junhyung yang menghampiri mereka, Byul langsung bersembunyi dibalik punggung Minho. Sementara Onew yang melihat tingkah Byul langsung tersenyum.

“Sudah kubilang jangan berkhayal terlalu tinggi, sekarang orangnya ada disini kamu malah sembunyi” ledek Onew.

Tapi bukannya melawan ucapan Onew, Byul malah tetap berusaha menyembunyikan dirinya di belakang Minho. Bukan karena ia takut atau masih marah pada Junhyung, tapi karena ucapan Minho dan Onew yang bilang kalau muka Byul sangat berantakan. Ia jadi malu mau bertemu Junhyung dalam keadaan seperti itu. Ia kemudian menaikan Hoodie-nya untuk menyembunyikan wajahnya.

“oi junhyung.” Sapa Onew. “sudah selesai reaharsal-kah?”

“Nee, sedang apa disini?” tanya Junhyung.

“Annyeong haseyo Hyung. Sukses untuk stage kamu ya,” Minho menyapa Junhyung.

“Ah, ne. gomawo. Siapa itu?” tanya Junhyung sambil melirik kebelakang punggung Minho.

“ahh itu Maknae. Dia habis tersesat tadi” Jawab Onew.

“Taemin? Sejak kapan jadi mengecil begitu?”

“Ahahaha, bisa aja kamu junhyung.” Seru Onew yang lalu tertawa.

“Hyung, kami duluan ya,” Minho menyela percakapan kedua Hyung-nya.

Ia kemudian menarik tangan Byul dan melingkarkannya di pinggangnya. Kemudian Minho menuntun Byul yang ada dibelakangnya. Sementara Junhyung terus saja menatap sosok mungil dibelakang Minho.

“Junhyung,” Onew membuyarkan lamunan Junhyung.

“Kamu kemana aja belakangan ini. sibuk sama duetmu?” tanya Onew.

“Ohh, aku sibuk mencari bintang. Nantilah kalau sudah tiba saatnya aku akan cerita sama kamu.”

Jawaban Junhyung tersebut membuat langkah Byul terhenti. Tapi saat Byul berpaling melihat Junhyung, ternyata dia sudah pergi. Rasa sedih Byul langsung hilang seketika. Junhyung mencari-cari dia. Itu artinya Junhyung masih peduli pada Byul. Dalam hati Byul langsung memutuskan untuk memaafkan Junhyung dan kembali padanya.

====beedragon====

Dengan tergesa-gesa Byul berlari ke arah yang ditunjuk oleh Onew. Begitu ia sampai di depan sebuah ruangan, Byul langsung menarik napas panjang, seolah ia akan maju ke medan perang. Kemudian diketuk pintu yang ada dihadapan. Setelah seseorang didalam sana menyuruhnya masuk, barulah Byul membuka pintu itu.

“permisi, Wheesung Oppa. Aku fansmu boleh aku minta tanda tangan?” tanya Byul begitu sampai di dalam ruangan.

“Ohh, kamu anak yang bersama Minho tadi ya. Haha, duduklah disini,” kata Wheesung sambil menepuk sisi kosong di sofa yang didudukinya.

“Emmm, Junhyung Oppa mana?” tanya byul sambil menghampiri Wheesung.

“Ahh jadi yang kamu cari Junhyung, bukan aku heh?” Wheesung menunjukkan wajah kecewa, tapi sedetik kemudian ia langsung tersenyum.

“hehe, Junhyung langsung pulang. Ada urusan katanya. Coba lihat aku punya album untukmu, semoga bisa menghiburmu.” Ucap Wheesung yang lalu menandatangani cover album tersebut dan memberikannya pada Byul.

“Kamu asistennya shinee?” tanya Wheesung yang di jawab Byul dengan anggukan. “wahh mentang-mentang mereka masih muda-muda jadi mereka memperkerjakan anak-anak remaja seperti kamu. Dunia jadi terasa tidak adil.”
Byul menatap album yang diberikan Wheesung dengan sedih. Dalam hatinya sedikit kecewa karena ia tak bisa bertemu dengan Junhyung oppa-nya.

“apa kamu begitu kecewa karena tak bisa bertemu dengannya? Kalau begitu titipkan saja padaku apa yang mau kamu berikan atau mau kamu sampaikan padanya. Besok Oppa akan bertemu Junhyung, dan akan Oppa sampaikan pesanmu.” Hibur Wheesung.

“Jeongmal?!” Byul langsung berbinar-binar.

Sejenak ia bingung hendak mengatakan apa. Karena Byul harus memberitahu Junhyung untuk menjemputnya di dorm Shinee, tanpa harus membuat Wheesung curiga padanya.

“Euumm, sampaikan padanya, kalau ia mencari bintangnya carilah ditempat yang paling bersinar. Kau tahu kan Oppa, karena sang bintang berada di tempat yang paling bersinar, jadi ia tak bisa menunjukkan cahayanya,” ucap Byul.

“Aigoo. Kamu lucu sekali. baiklah Oppa akan sampaikan itu pada Junhyung. Siapa namamu?”

“Bilang saja padanya kalau namaku Little Star.”

Byul kemudian beranjak dari duduknya dan membungkuk pada Wheesung.
“Kamsahamnida Wheesung Oppa, kuharap oppa mau menyampaikan pesanku padanya. Kamsahamnida untuk albummu. Ini akan aku jadikan harta karunku.”

====beedragon====

Keesokan harinya @SBS Inkigayo backstage

“Junhyungie, masih aja memasang muka ditekuk seperti itu,” tegur Wheesung yang sudah selesai memakai make up.

“Aku sedang pusing hyung. Aku kehilangan bintangku. Dan aku masih mencari dimana bintangku berada. Sampai sekarang belum ketemu,” jawab Junhyung sambil menatap layar iPhone-nya.

“hah?! Wah anak itu seperti cenayang aja,” ucap Wheesung pada dirinya sendiri.

“Siapa?”

“Ahh, kemarin di MBC ada fansmu datang padaku. Dia menitipkan pesan yang mungkin berguna untukmu.” Jawab Wheesung.

“B2uty?? Pesan apa?” tanya Junhyung mencoba peduli.

“Dia bilang, kalau kamu mencari bintangmu carilah ditempat yang paling bersinar, karena si bintang berada di tempat yang paling bersinar maka dia tak bisa menunjukkan dirinya. Begitu.”

“Mwo? Siapa dia? Apa Hyung menanyakan namanya?” Junhyung langsung memburu Wheesung dengan pertanyaannya.

“Wow, sabar. Kalau gak salah namanya Little Star,”

“Mwo?? Little Star?! Hyung, apa dia yang datang kemarin?” tanya Junhyung sambil menunjukkan iPhone-nya yang terpampang foto Junhyung berdua dengan Byul.

“Ahh, iya!! Kalian saling kenal? Mesra sekali,”

“apa maksudnya tempat paling bersinar? Dimana tempat yang paling bersinar? Apa dia bilang hal lain? Dia, dia yang aku cari-cari belakangan ini Hyung. Bantu aku,” Junhyung memohon pada Wheesung.

“Yang kutahu, dia itu asistennya Shinee. Kemarin aku lihat dia sama Minho. Tanya saja sama mereka.” jawab Wheesung yang masih memperhatikan foto di iPhone Junhyung.

“Shinee?? Minho?? Kalau begitu yang kemarin itu…”

====beedragon====

[TBC]

Advertisements
FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 3

3 thoughts on “FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 3

  1. ririn says:

    annyeong 🙂
    mian aku baca ff ini ^^ gapapa kan? 🙂
    ff ini ngegemesiiin :3
    tapi sifatnya kibum ko ga enak gitu ya?

    aku suka kata katanya byul, “carilah ditempat yg paling bersinar” 😀
    haha, dorm nya shinee kan paling bersinar, soalnya tiap hari ditempati sama shining shinee.. 😀

Say Something About This..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s