FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 2


Okeh ini part duanya dari ff yang kemaren judulnya untitled,, dan akhirnya saya nemu judul yang pas.. hahaha
Entah kenapa pas nulis part dua ini saya merinding sendiri gitu, secara nulisnya tengah malem gitu.. brr
Okelah kalo begitu buat yang baca secara sengaja ato gak tolong RCL yak.. saya butuh komen kalian, mau kritik ato ngasih saran juga boleh. Hahaha
Happy reading!!! \(^o^)/

Title: STAR
Author: Ratu Puteri a.k.a BeeDragon
Rating / Pairing: PG15 / STRAIGHT
Main Casts: * Lee Byul (Original character)
MinHo Shinee as Choi MinHo
mh
JunHyung Beast as Yong JunHyung
jh
Other Casts:
Shinee Member
Beast Member
And other Girlgroup and Boygroup kpop
Genre: romance, family,
Language: Indonesia, slight korea and english
Length : chaptered *masih belum ditentukan sampai berapa chap*
Disclaimer: semua karakter yang berasal dari Kpop adalah bukan karakter milik saya. Tapi karakter Lee Byul dan ide ceritanya adalah milik saya. TAKE OUT WITH FULL CREDIT. No Copy Paste and Don’t Be Silent Reader.

Part 2

@Shinee dorm

“nan wasseo,” teriak seorang namja yang membawa banyak kantung belanjaan.

Dia berkeliling dorm Shinee mengecek siapa yang sudah bangun. Tapi tampaknya belum ada yang shinee boys yang bangun dari mimpi indah mereka.

Namja itu kemudian memutuskan untuk pergi ke kamar tamu yang biasa dipakai Manajernya untuk tidur. Tapi berhubung manajernya sekarang sudah punya istri dan tinggal bersama istrinya, jadi kamar tamu pun kosong.

Begitu sampai di dalam kamar dengan sembarang dia melempar semua kantung yang dibawanya keatas ranjang. Dan terdengar bunyi ‘duukk’ yang disusul oleh suara seseorang meringis dari balik selimut.

Namja itupun kaget. Siapa yang tidur di kamar ini. Kalau Onew tak mungkin, karena begitu namja itu masuk ruangan ini sudah terang benderang. Onew kan paling tidak bisa tidur dengan lampu yang masih menyala. Jonghyun juga sudah pasti bukan, karena disini gak ada AC, sementara Jonghyun paling benci panas. Kalau Taemin sudah pasti bukan, karena dia gak bisa tidur kalau bukan sama Minho. Lalu siapa yang tidur disini?

Namja itu mendekat ke kasur. Ia menjulurkan tanganya hendak mengintip siapa yang ada dibalik selimut. Tapi belum sempat ia melaksanakan niatnya tiba-tiba selimut itu tersibak.

“KYAAAAA!!” Byul berteriak, karena ia melihat seorang namja memakai masker dan topi serta kacamata hitam sedang mengendap-endap ke kasurnya.

“AAAAKKK!!” namja itu ikut berteriak kaget melihat ada seorang Yeoja di shineE dorm.

====beedragon====

“Kibum-ah, duduklah dulu,” bujuk onew.

Tapi namja yang bernama Kibum itu sama sekali tak bergeming. Ia terus menatap Byul begitu tajam sambil menyilangkan kedua lengannya di dada. Matanya terus meneliti Byul dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sementara Byul duduk dengan mata setengah terpejam, karena masih mengantuk.

“Yah! Neo nuguya?!” seru Kibum.

“Kim Kibum, sudah kubilang duduk dulu, baru kita bisa bicara dengan tenang,” ucap Onew sambil menarik Kibum untuk duduk. Kibum menurut tapi tetap tidak melepaskan lipatan tangannya.

“sudah berapa lama?” tanya kibum tanpa melepas pandangan sinisnya dari Byul.

“sejak kita mengantarkanmu ke stasiun,” jawab Jonghyun.

“Empat hari?! Wahh, jadi begitu aku pergi kalian langsung membawa masuk perempuan gitu?!”

“bukan begitu, kamu liat dulu keadaannya. Dia terluka. Belum lagi gak punya rumah, jadi aku bawa kesini.” Onew mencoba untuk memberi pengertian.

“emangnya hyung pikir dorm kita ini tempat persinggahan gitu, atau yayasan sosial gitu. Jadi siapa aja yang terluka bisa datang kesini, begitu? Hyung, kita ini SHINEE. Idol. Seharusnya hyung pikir dulu hal itu sebelum bawa dia kesini,” Kibum kembali protes.

“justru karena aku memikirkan reputasi kita makanya aku bawa dia kesini,” Onew kembali membela diri.

“Reputasi yang mana???” kibum mulai frustasi.

“dia….” Onew melirik ke arah Byul. “Maknae, masuklah ke kamar mandi. Cuci muka terus mandilah dulu sebelum yang lain bangun,” Onew mengusir Byul secara halus.

Byul menurut. Dengan terpincang-pincang Byul berjalan ke kamar mandi dan menabrak beberapa benda yang ada di hadapannya. Setelah melihat kalau Byul sudah masuk ke kamar mandi, Onew kembali melanjutkan ucapannya.

“dia ditabrak Jonghyun. Dan karena itu kakinya jadi di gips begitu. Kau tahu, dia dengan usianya yang semuda itu harus mengalami kehilangan yang sangat menyedihkan,” Onew kembali bercerita.

Sementara Kibum sudah menghujani Jonghyun dengan tatapan menyalahkan, Onew melanjutkan cerita Onew. “anak itu ditinggal orangtuanya yang kabur dari kejaran penagih hutang. Dan anak ini yang jadi sasaran sampai ingin dijual oleh para penagih hutang itu. Dan kau tau, dia bahkan sampai ingin bunuh diri di sungai Han. Untuk aku menyelamatkan dia.”

“dia bukan ingin bunuh diri waktu itu Hyung. Dia bahkan ga punya nyali untuk melakukan itu, dia sendiri yang bilang padaku.” Sela Jonghyun. “anak itu gak tahu kalau aku yang nabrak dia. Dia Cuma tau kalau kitalah yng menyelamatkan dia. Jadi ijinkanlah dia tinggal disini.” Jonghyun memohon pada Kibum.

“tapi kalau gitu kenapa gak diantar aja dia kerumah kenalannya. Dia pasti punya teman atau saudara kan? Bawa dia pergi dari sini. Sangat tidak baik kalau kita membiarkannya tinggal disini.” Kibum masih mengutarakan penolakannya.

“biarkanlah dia tinggal disini. Aku sudah janji padanya kalau aku akan mengantarkan dia kerumah samchun-nya. Setidaknya biarkanlah dia tinggal disini sampai dia sembuh, sampai luka-lukanya menghilang tak berbekas dan sampai dia bisa berjalan dengan baik. Aku hanya ingin menebus rasa bersalahku padanya.”Jonhyun kembali memohon pada Kibum.

“dan lagi kehadiran anak itu membawa semangat baru untuk Minho,” sela Onew sebelum Kibum melancarkan protesnya lagi. “mau kuberitahu sesuatu yang menarik. Nama anak itu LEE BYUL.”

“Nugu?!!” kibum menunjukkan ekspresi kaget yang sama seperti yang ditunjukkan Shinee boys ketika mereka mendengar nama Byul.

“anak itu muncul dihari yang sama ketika Minho kehilangan Lee Byul noona setahun yang lalu. Kamu harus lihat betapa senangnya Minho belakangan ini. dia bahkan sudah bisa tersenyum lagi sekarang. Apa kamu mau merusak senyumannya secepat ini?” ucap Onew lagi.

Kibum masih melongo tak percaya. Tak lama yang mereka bicarakan keluar dari kamarnya. Minho yang masih setengah sadar melihat ada Kibum di ruang TV dan langsung menegurnya. “Key-ah, kapan kembali?”

“barusan.” Jawab kibum setelah sadar dari keterkejutannya.

Sementara Minho langsung meninggalkan mereka bertiga dan menuju kamar tamu. Setelah mengintip kedalam kamar, Minho langsung menatap ketiga namja diruang TV dengan tatapan menuduh. “Byul mana? Key, kamu usir Byul kah? Apa kamu gak lihat kalau dia itu terluka?” cecar Minho.

“Yah! Siapa yang ngusir dia. Udah jelas aku kalah suara. Sekeras apapun aku mau mengusir dia, kalian tetap akan membawa dia masuk lagi kan,” seru Kibum.

“dia di kamar mandi,” sela Onew sebelum kedua dongsaengnya itu bertengkar.

Minho langsung berjalan menuju kamar mandi dan bersandar disamping pintu kamar mandi. Kibum yang melihat hal ini langsung kesal. “Yah! Kau bahkan belum minta maaf karena udah menuduhku barusan, dan sekarang kau berdiri di pintu kamar mandi sudah seperti pervert aja.”

====beedragon====

@Beast Dorm

Junhyung masuk ke kamarnya dengan wajah yang kusut sekali. Ia langsung membanting dirinya di ranjang. Disana sudah ada seorang namja cantik sedang duduk bersandar di atas kasur.

“Wae? Gak ketemu?” tanya namja itu.

Junhyung hanya menggeleng lalu membenamkan kepalanya diantara bantal-bantal. Ia kembali memikirkan pencariannya seminggu belakangan ini.

Sudah seminggu sejak ia pulang dari rumah yeojachingunya. Sejak saat itu seolah nyawa Junhyung menghilang bersamaan dengan hilangnya sang yeojachingu tercinta.

Seminggu yang lalu ketika Junhyung bersama Gikwang dan Yoseob datang ke rumah Byul, ia mendapati rumah itu dalam keadaan kosong. Pintu rumah Byul bahkan sudah menempel papan membentuk tanda silang sebagai segelnya. Belum lagi begitu ia mencoba untuk menelepon Byul, ternyata tidak dapat tersambung. Junhyung juga tidak bisa menghubungi orangtua Byul. Sejak itu Junhyung menjadi begitu kehilangan semangatnya.

“temannya bilang dia udah seminggu gak masuk sekolah. Mereka bahkan gak tahu Byul ada dimana. Aku harus cari kemana lagi. Bantu aku Hyunseung,” keluh Junhyung sambil memeluk pinggang namja cantik itu.

“Aku mau bantu gimana? Lagian kamu itu namjachingu macam apa. Masa orangtua Byul mengalami kebangkrutan kamu gak tau. Kamu bahkan gak pernah menelepon dia kemarin2 kan. Sekarang anaknya udah hilang seperti ini kamu baru cari,” jawab Hyunseung.

“aku butuh penghiburan Hyunseung. Hibur aku dan bilang kalau aku pasti bisa menemukan Byul. Kamu ini teman macam apa, bukannya menghiburku malah menyalahkanku seperti itu,” protes Junhyung.

“nee, Byul itu begitu menyukaimu. Dia gak mungkin pergi jauh dari kamu. Sebentar lagi juga dia akan muncul dihadapanmu dan bilang ‘jjajjang. Oppa kamu khawatir kan, mianhae, saranghae,” ucap Hyunseung sambil merapikan rambut Junhyung yang masih memeluknya.

“HYUNG!! Jadi kalian mau membuat Junseung *junhyung-hyunseung shipper nihh^^* couple jadi nyata?!!” seru seorang namja tampan berbadan tinggi di pintu kamar.

Plukkk. Sebuah bantal sudah mendarat di wajah tampan namja itu. Hyunseunglah yang menimpuk namja itu dengan bantal.

“yah Maknae, kalau gak ngerti apa-apa seaiknya tutup mulut. Keluar sana.”

“tsk, aku kan Cuma bercanda. Hyung, apa kau udah ketemu sama Chageun Byul?” tanya Dongwoon, sang maknae di beast.

Junhyung tidak menjawab pertanyaannya. Dia malah beranjak dari kasur dan melangkah keluar.

“Jun-ah, neo oddiga?” panggil Hyunseung.

aku mau pergi ke langit. Mau bertanya pada bulan, dimana dia sembunyikan bintangku.” Jawab Junhyung.

====beedragon====

@Shinee Dorm

Sudah dua minggu Byul tinggal di dorm Shinee. Dan hal ini benar-benar membuat Kibum tidak senang. Karena semua member begitu memanjakan Byul. Taemin bahkan mau berbagi banana milk kesukaannya dengan Byul. Onew juga mau berbagi ayam goring favoritnya dengan Byul. Jonghyun begitu perhatian menjaga Byul yang hobinya menabrak apapun yang ada dihadapannya. Dan Minho, dia bahkan gak melihat hal lain selain Byul.

Sampai akhirnya Kibum sudah begitu tak sabar lagi dengan semua Shinee boys. Kibum kemudian menarik Minho ke balkon dan mengkonfrontir dia.

“jangan terlalu baik sama anak itu.” Kibum membuka pembicaraan.

“wae?” tanya Minho

“kamu jangan menganggap kalau anak itu dikirim dari surga oleh..”

“jangan bicara yang tidak-tidak,” potong Minho. “Aku bersikap baik padanya bukan karena hal seperti yang kau pikirkan.”

“kamu pikir aku gak tau perasaanmu apa?! Kamu jangan terlalu baik padanya. Karena cepat atau lambat anak itu akan pergi dari sini. Disini itu bukan tempat dia. Apa kamu gak sadar. Byul selalu menangis setiap melihat Taemin pergi sekolah. Menangis setiap ia memeluk bonekanya. Itu karena ia merindukan tempat dimana seharusnya dia berada. Dan disini bukan tempat dia.”

“kamu gak usah khawatir. Sampai saat cepat-atau-lambat itu datang, aku akan terus bersikap baik padanya.” Jawab Minho yang lalu meninggalkan Kibum di balkon sendirian.

“tapi nanti kamu akan merasakan kehilangan lagi.” Ucap Kibum pada dirinya sendiri.

====beedragon====

*Flashback on*

Minho menatap ruangan disekelilingnya. Ia merasa asing dengan ruangan ini. ia kemudian mengangkat tangan kanannya dan didapatinya sebuah selang kecil menempel disana. Kemudian ia sadar kalau ia sedang berada dirumah sakit.

Minho kembali melihat kesekeliling mencari orang yang bisa menjawab kebingungannya. Kemudian ia melihat seorang suster sedang berdiri di belakang pintu masuk.

“suster, kemari sebentar,” panggil Minho.

Suster itu pun menurut dan menghampiri Minho. “Ne?”

“aku kenapa? Kenapa ada disini? Udah berapa lama aku disini?”

Suster itu tampak terdiam sebentar. Tampaknya ia tak tahu menahu soal keadaan Minho. Tak lama kemudian pintu kamar terbuka. Taemin langsung menghambur masuk dengan gembira begitu dilihatnya Minho sudah bangun.

“Hyung, kamu udah sadar. Syukurlah. Kamu tadi pingsan di dorm hyung, dokter bilang kamu kena maagh. Kamu gak sadar sampe tiga jam loh hyung. Sekarang gimana perutmu? Udah baikan kah? Mau kupanggilkan dokter. Hyung kamu bikin aku khawatir. Kupikir kau akan mati,” cerocos Taemin begitu sampai di depan Minho.

“baboya, mana ada orang mati hanya karena kena maagh,” ujar Minho sambil mengacak rambut Taemin.

Taemin menoleh ke arah suster yang sedari tadi berdiri disampingnya. Sambil sedikit mengernyitkan keningnya taemin bertanya, “kamu suster disini?”

Suster itu terdengar kaget mendengar pertanyaan Taemin. Suster itu kemudian menunjuk mukanya sendiri. “kamu lihat aku?” tanyanya bingung.

“kenapa pertanyaanmu aneh Taemin. Udah jelas dia suster disini, pake nanya begitu,” ucap Minho.

“kalau gitu saya keluar dulu, ya. Nanti saya panggilkan dokter,” ucap suster.

“suster, siapa namamu?” tanya Minho.

Taemin kemudian melihat nametag si suster dan tersenyum. “namamu bagus suster. Suster Lee Byul senang berkenalan denganmu.”

“namanya Lee Byul?” Minho mencoba meyakinkan. “nama yang cantik.”

====beedragon====

Minho masih tidak bisa menutup matanya. Dia tidak bisa tidur malam ini. ini karena ia berada di ranjang yang bukan ranjangnya. Dokter mengatakan kalau dia harus menginap di rumah sakit ini sekitar dua malam untuk diobservasi. Ia langsung menyesali tindakannya tadi yang mengusir Taemin yang ingin menjaganya. Sekarang ia jadi kesepian dan tidak bisa tidur seperti ini.

Minho kemudian menatap sekeliling ruangan. Kembali dilihatnya suster yang tadi sore sempat mengobrol dengannya sedang berdiri di belakang pintu masuk.

“Suster Byul, apa yang kau lakukan dibelakang sana. Kemarilah,” panggil Minho.

Suster itu menghampiri Minho. “maafkan kalau aku mengganggumu.”

“Aniyo, aku memang lagi gak bisa tidur. Apa suster mau menemaniku malam ini,” ucap Minho.

“Ne???”

“maksudku, temani aku ngobrol. Aku bosan sekali disini. Kau gak ada kerjaan kan?”

====beedragon====

Sudah dua malam Minho menghabiskan waktunya dengan suster Byul. Dia bercerita banyak tentang kehidupannya, tentang karirnya dengan Shinee, tentang cita-citanya dan tentang semuanya.

Minho merasa ada yang aneh dengan suster itu. Karena sang suster sama sekali tidak mengenalnya dan Shinee. Awalnya Minho pikir suster itu selalu bersembunyi di balik pintu adalah karena suster byul merupakan fansnya. Tapi ternyata suster itu bahkan tak mengenal boyband lain selain HOT.

Belum lagi wajahnya yang terlalu muda untuk seseorang yang lahir tiga belas tahun lebih tua dari Minho. Minho bahkan sampai mengira kalau suster Byul juga melakukan operasi perbaikan wajah.

Tapi disamping semua keanehan suster Byul, Minho merasa nyaman dekatnya. Minho merasa kalau mereka punya banyak persamaan. Dan percaya atau tidak, sepertinya Minho suka pada Suster Byul.

“aku akan pulang besok pagi, suster,”ucap Minho sedih.

“Syukurlah. Itu artinya kamu udah sembuh kan? Bergembiralah. Karena kamu akhirnya bisa bergabung lagi dengan grupmu dan meneruskan impianmu,” hibur Suster Byul.
Minho terdiam. Tampak gurat-gurat kesedihan diwajahnya. Ia bahkan tak ingin cepat-cepat pulang dari rumah sakit.

“Suster Byul, aniyo, Byul Noona, boleh aku memanggilmu begitu?” tanya MInho.

“Byul Noona? Silakan, anak-anak itu juga biasa memanggilku seperti itu.”

“Byul Noona, ada yang ingin ku katakan. Mungkin ini terdengar salah. Mungkin kau juga akan menganggapku tak serius. Tapi aku harus mengatakan ini.”

“apa itu? Katakan saja,” ucap suster Byul.

“Byul Noona. Kurasa aku menyukaimu. Aku tahu ini kedengaran terburu-buru. Mungkin kau akan menganggapku sebagai seorang player, tapi aku bersungguh-sungguh. Aku menyukaimu Noona. Sejak kita saling bertukar pikiran, sejak itu aku mengagumimu. Dan sejak kau menunjukkan betapa tangguhnya dirimu, sejak itu pula aku mulai menyukaimu. Aku gak akan memaksamu untuk menjadi pacarku, aku hanya ingin menyampaikan perasaanku saja.” Tembak Minho.

“mwo? Mworago?” suster byul terbelalak tak percaya.

“ne, Noona. Aku menyukaimu. Mungkin belum bisa dibilang sebagai cinta. Tapi aku tulus menyukaimu. Kuharap Noona juga suka padaku,”

Suster Byul menggelengkan kepalanya. “andweyo. Ini salah Minho. Kau gak seharusnya suka padaku. Kita ini berbeda Minho. Kau gak boleh punya perasaan seperti itu padaku.”

“kenapa gak boleh? Berbeda dimananya? Karena aku artis dan Noona seorang suster gitu? Kalua itu gak usah khawatir, aku bukan orang yang peduli dengan derajat orang lain. Atau karena umur kita yang berbeda jauh? Tenanglah Noona, aku tidak mempermasalahkan umur. Atau Noona ternyata udah punya suamikah?” tanya Minho shok.

Suster Byul kembali menggelengkan kepalanya. “kalau aku tahu akan seperti ini, aku gak akan pernah muncul di hadapanmu. Aku gak pernah menginginkan kau untuk menyukaiku. Aku kesini hanya untuk menghiburmu. Dengarkan aku, perasaanmu itu salah. Dunia kita berbeda. Nanti jika sudah saatnya tiba kau juga akan mengerti dengan ucapanku.”
Suster Byul kemudian meninggalkan Minho yang masih terpaku dengan ucapannya barusan.

====beedragon====

Suster Byul menghilang sejak Minho mengutarakan perasaannya. Bahkan ia tak muncul ketika Minho meninggalkan rumah sakit. Hal ini membuat Minho jadi bingung. Kemana sang suster?

Akhirnya Minho meminta sang manajer untuk mencari identitas suster byul. Setelah berhari-hari menunggu ternyata manajernya tak bisa memberikan informasi apa-apa.

Minho pun memutuskan untuk datang kembali ke rumah sakit untuk mencari Suster Byul. Sesampainya di rumah sakit Minho langsung bertanya pada suster yang ada.

Begitu Minho menyebutkan nama Suster Byul, suster tersebut langsung kaget dan bingung. Sang suster akhirnya memanggil dokter yang bernama Dokter Noh.

“Dokter Noh, anak ini mencari suster Byul. Eothokke?” adu si suster yang ditanya Minho.

Dokter Noh langsung menatap Minho. “ada perlu apa dengan suster Byul?”

“Ahh, dia berhutang jawaban padaku. Seminggu yang lalu aku memberinya pertanyaan, tapi dia tak menjawabnya. Aku jadi penasaran. Bisa aku tahu dimana dia?” tanya Minho.

“Kalau sudah bertemu apa yang akan kamu lakukan?” tanya dokter itu lagi.

“yah, hanya mau bertanya saja. Akan kupikirkan nanti kalau bertemu dengannya.” Jawab Minho polos.

“Baiklah, aku antar kamu ke tempatnya.” Jawab dokter Noh.

Sang suster tampaknya tak setuju dengan jawaban Dokter Noh. Tapi setelah Dokter itu meyakinkan sang suster, akhirnya suster tersebut mau melepas kepergian Dokter Noh dan Minho.

Dokter Noh membawa minho jauh ke perbukitan. Membuat Minho bingung, apa dokter ini benar-benar mau membantunya menemui suster Byul. Atau jangan-jangan dokter ini adalah suami dokter Byul? Karena sejak dari rumah sakit tadi ekspresi dokter Noh tidak berubah. Ia juga tak mau bicara pada Minho. Hal ini membuat Minho jadi salah tingkah.

Mereka tiba di puncak bukit. Tepat di bawah sebuah pohon yang cukup rindang terlihat sedikit keramaian. Setelah diperhatikan ternyata adalah Shinee member beserta manajernya dan juga 2 orang suster dari tempat Minho dirawat.

Sedang apa mereka disini? Pikir Minho. Minho melihat hal yang aneh. Maknae Taemin terlihat bersembunyi dibalik punggung Onew. Hal itu membuat Minho bertanya-tanya apa yang dilakukan membernya disini.

“kita sudah sampai.” Ucapan Dokter Noh mengagetkan Minho. “selamat datang di rumah Byul.”

Minho memperhatikan ke arah mana dokter Noh menunjukkan arah. Sebuah gundukan tanah yang ditumbuhi bunga-bunga. Disana juga ada beberapa buket bunga. Dan berdiri tegak sebuah batu marmer di ujung gundukan tanah tersebut.
Melihat itu Minho langsung membeku. Perlahan ia mendekati gundukan tanah yang dikelilingi oleh Shinee member. Dibaca tulisan di batu marmer tersebut.

Rest In Peace
Our Beloved -Lee Byul-
01 Januari 1979 – 05 Mei 2001

Minho merasa kakinya mati rasa setelah ia melihat nisan tersebut. Seolah nyawanya diambil separuh apalagi setelah melihat tanggal yang tertulis di batu tersebut. Itu adalah sepuluh tahun yang lalu. Lalu yang bersama Minho selama dia dirumah sakit seminggu yang lalu itu siapa?

“Lee Byul itu adalah calon istriku. Tapi dia meninggal seminggu sebelum kami bisa menikah. Dia mengalami gagal jantung. Aku sering mendapat laporan kalau dia suka terlihat di UGD rumah sakit kami. Tapi selama dia tidak melakukan hal yang jahat, maka aku membiarkannya. Lagipula aku tahu persis apa tujuannya datang ke rumah sakit, itu semata untuk menghibur mereka yang sedang sakit,” cerita Dokter Noh.

Key menghampiri Minho dan menepuk-nepuk pundaknya. Dia berusaha menegarkan Mino. Key tahu persis kalau Minho tidak bisa tidur seminggu belakangan ini karena memikirkan Suster Byul.
“Byul-ah. Kamu membuat anak-anak ini jadi bingung seperti ini. kenapa kamu menghampiri mereka. apa yang kamu lakukan sampai mereka seperti ini. istirahatlah dengan tenang kumohon. Aku tidak akan bisa duduk tenang kalau kamu masih saja muncul di dunia ini.” ucap Dokter Noh sambil mengelus batu nisan.

“Minho, sabarlah. Anggap yang kau lihat kemarin itu hanya mimpi. Kalau kamu seperti ini Suster Byul pasti tidak akan bisa hidup tenang di surga sana.” Bujuk Key.

Minho kemudian menatap nisan Byul. Disana terdapa sebuah quote yang pernah diucapkan Suster Byul waktu Minho membagi rasa depresinya.

Walaupun semua bintang menolak untuk menyinarimu, ingatlah selalu akan ada satu bintang yang bersinar terang untukmu. Jadi janganlah kamu patah semangat, karena bintang ini akan selalu bersamamu.

Minho hanya bisa menangis saat itu.

*Flashback end*

====beedragon====

Still @Shinee dorm

“Byul kita pergi dulu ya, kamu jaga rumah ya. Si Minho ga usah kamu bangunin, kamu bakal buang-buang tenaga kamu kalau kamu bangunin dia. Ok,” pesan Onew.

Onew, Key dan Jonghyun sudah bersiap-siap untuk pergi ke acara reality show mereka. sedangkan Taemin sudah berangkat sekolah dari pagi. Kalau Minho masih berada di alam mimpinya.

“Kamu jangan kemana-mana. Ingat kaki kamu harus dijaga. Hati-hati jangan nabrak meja lagi ya, kalau nggak nanti kakimu gak sembuh-sembuh,” pesan Jonghyun.

“Makanan udah aku buat, jadi kamu jangan menyentuh dapur. Aku gak mau ada kebakaran lagi seperti kemarin. Jangan pernah mencoba untuk bersih-bersih, karena rumah sudah di bersihkan. Jadi jangan pernah menyentuh perabotan terutama yang pecah belah, arraseo??” pesan Kibum.

“Nee. Aku gak akan ke dapur, menyentuh perabotan, dan membangunkan Minho Oppa. Ada lagi yang lain yang tidak boleh kulakukan? Aku masih boleh bernafas disini kan??” tanya Byul.

“Aigoo, Byul lucu sekali kamu,” ucap Onew sambil mencubit pipi Byul. “kalau gitu kami pergi ya.”
Sepeninggal ketiga namja itu byul langsung mati ide mau melakukan apa. Karena ia tidak boleh menyentuh perabotan, itu artinya ia tak boleh menyentuh TV. Juga gak boleh membangunkan Minho, berarti ia juga gak ada teman untuk bermain.

“Bosan. Apa aku keluar aja dari sini ya??” pikir Byul.

====beedragon====

[TBC]

Advertisements
FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 2

4 thoughts on “FF – STAR / PG15 /Chaptered – Part 2

  1. eunhae says:

    ah akhirnya kebingunganku terjawab di part ini. hehe
    btw kata2 ini so sweet banget eon >> “aku mau pergi ke langit. Mau bertanya pada
    bulan, dimana dia sembunyikan bintangku. ”

    aihhhh 🙂

  2. Gimana ga merinding?ternyata suster Byul itu arwah…hiiiii…author ah…ckckckck…

    Well…kasian Junhyung kaga tau dimana si yeojin,makanya jgn sibuk ama author dong,ㅎㅎㅎㅎㅎ

Say Something About This..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s